Studi: Naik Pesawat Paling Pagi, Bikin Penumpang Sehat dan Bahagia

Selasa, 18 Juni 2019 | 16:05
Thinkstock

Terbang di pagi hari dapat membuat penumpang sehat dan bahagia.

"Penerbangan dini hari adalah yang terbaik, penerbangannya hampir selalu tepat waktu. Kami ingin pulang atau mencapai tujuan kami seperti halnya penumpang. Kami lebih bahagia jika penerbangan lepas landas tepat waktu," katanya.

Dijelaskan Stella, jika terjadi keterlambatan penerbangan, bisa mengakibatan efek bola salju. Ada kemungkinan penerbangan selanjutnya juga akan tertunda, jadi disarankan untuk terbang lebih pagi.

Waktu keterlambatan atau delay dapat meningkat dari pukul 06.00 pagi dan seterusnya. Dari data situs web FiveThirtyEight.

Baca Juga: Belum Banyak yang Tahu, Begini Cara Mengonsumsi Obat Diabetes yang Tepat!

Keterlambatan penerbangan rata-rata hanya 8 menit pada pukul 06.00 pagi, sebelum mencapai 21 menit pada pukul 18.00 sore.

Delay bukan satu-satunya alasan untuk terbang lebih awal. Penerbangan di pagi hari juga kecil kemungkinan untuk mengalami turbulensi, menurut National Severe Storms Laboratory.

Itu karena badai dan petir lebih sering terjadi pada sore hari yang menyebabkan udara bergelombang dan perjalanan yang bergejolak.

Baca Juga: Diet Gagal Akibat 5 Kesalahan Gaya Hidup yang Memperlambat Metabolisme

Stella menyarankan agar tidak bepergian selama puncak musim liburan. Karena, dengan pesawat penuh dan awak pesawat yang tertekan itu akan membuat pengalamanmu jadi kurang menyenangkan. (*)


Tag

Sumber detik.com, nbc news, The Sun