Korban Positif Terinfeksi Terus Bertambah, Ini Penjelasan Ahli Soal Virus Corona

Jumat, 20 Maret 2020 | 09:25
Pexels

Virus corona bisa menyebar lewat tiga cara dan belum ada vaksinnya.

GridHEALTH.id - Jumlah penderita Covid-19 di Indonesia melonjak drastis hanya dalam sehari, yakni 227 kasus dari sebelumnya 172 kasus per Rabu (18/3) dan 11 sembuh.

Namun yang paling adalah angka kematian dengan case fatality rate (CFR) yang tinggi.

Tercatat sudah ada 19 orang dari 227 penderita meninggal, sehingga fatality rate mencapai 8,37% (jumlah meninggal dibagi angka positif x 100%a).

Sebagai catatan, hitungan ini merupakan hitungan cara termudah karena pandemi masih berjalan. Antara satu negara dengan negara lainnya memiliki titik start yang berbeda.

Korban yang meninggal tersebar di beberapa daerah. Terbanyak di Jakarta 12 jiwa, Bali dan banten masing-masing 1 orang, Jawa Barat 1 orang, Jawa Tengah 2 orang, Jawa Timur 1 orang, dan Sumatera Utara 1 orang.

Peningkatan yang pesat ini diduga karena banyak pihak yang belum tahu tentang keberadaan virus yang bukan main-main ini.

Baca Juga: Fatality Rate Indonesia Kasus Corona Disorot , Lampaui Italia dan Iran

Baca Juga: Peneliti AS: Virus Corona Dapat Hidup Berjam-jam di Udara dan Permukaan Barang

Wawancara Alessa Fahira dengan Dr.dr.C.Martin Rumende SpPD. KP Finasim, Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Paru, Divisi Pulmonologi dan Penyakit Krisis, Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI - RSCM yang dimuat di situs RSCM mengajak kita mengetahui dan mencegahnya.

Virus corona adalah virus yang dapat menyebabkan infeksi saluran napas bagian ataa, dan dapat menyebabkan komplikasi pneumonia serta bisa menyebabkan kematian.

Dr.dr.C.Martin Rumende SpPD. KP Finasim

Virus keluarga corona ini bermacam-macam jenisnya. Pada 2002 menyebabkan SARS, Pada 2012 MERS dan pada 2019 menyebabkan pandemi Covid-19.

Halaman Selanjutnya

Gejalanya sangat bervariasi, dari ringan sampai berat.…
Tag

Sumber Gridhealth.id, rscm.co.id, RSCM