Karyawan Bank Permata Positif Covid-19, Dalam Sepekan Korban Keempat Profesi Rawan Virus, Satu Orang Sudah Tewas

Jumat, 20 Maret 2020 | 11:40
CNN Indonesia

Seorang karyawan Bank Permata di kantor WTC menjadi korban keempat profesi rawan virus Covid-19.

Corporate Secretary Bank Mandiri, Rully Setiawan, mengatakan pengalihan operasional ini dilakukan sebagai tindakan preventif dan perlindungan terhadap nasabah serta pegawai.

Pasalnya, terdapat seorang pegawai yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut terkait virus corona (COVID-19).

"Kesehatan pegawai dan nasabah adalah prioritas kami. Jadi kami melakukan ini sebagai langkah preventif. Informasi lebih lanjut kami serahkan kepada Kementerian Kesehatan sebagai lembaga yang berwenang menyampaikan informasi terkait Covid-19 ini," kata Rully Setiawan dalam siaran pers, Senin (16/3/2020).

Yang paling sedih, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menutup dua gedung kantornya.

Gedung di Kramat ditutup karena satu karyawan meninggal dunia, sedangkan gedung di Jakarta Kota dikarenakan salah satu pegawainya menjadi suspect corona dan saat ini masih dalam perawatan di rumah sakit.

Direktur Layanan dan Jaringan BNI Adi Sulistyowati mengatakan untuk satu kasus di Gedung BNI Kramat, petugas kesehatan masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait penyebab meninggalnya pegawai.

Artinya, manajemen belum bisa memastikan apakah pegawai tersebut meninggal karena penyakit covid-19.

"Kami tidak dapat berandai-andai terkait penyebab kematian seseorang. Informasi yang valid mengenai penyebab kematiannya ada pada pihak yang berwenang," ujar Adi dalam keterangan resmi, dikutip Rabu (18/3).

#hadapicorona #berantasstunting

Tag

Sumber Kontan.co.id, Kompas.com, CNN Indonesia