Kenali Virus dan Cara Kerjanya, Supaya Bisa Melawannya dengan Tepat tapi Tidak Gegabah

Kamis, 26 Maret 2020 | 18:47
Zika Zakiya

Ilustrasi Virus

GridHEALTH.id - Jika karena pandemi virus corona Covid-19 sekarang ini kita takut kepada virus salah besar.

Ingat, jumlah virus itu banyak. Apakah kita sudah kebal dengan virus lainnya, selain virus Cov2?

Kunci sukses bisa mengahadapi virus, kita harus mengenal infeksi virus.

Baca Juga: 738 Kematian Dalam Semalam, Spanyol Ubah Arena di Madrid Jadi Kamar Mayat

Dengan mengetahuinya kita bisa melawannya tapi tidak gegabah.

Untuk diketahui, infeksi virus didefinisikan sebagai keadaan patologis, dimana saat itu tubuh manusia diserang oleh satu atau lebih agen virus yang merugikan kesehatan manusia.

Penyakit parah dapat terjadi karena infeksi. Beberapa organ vital mungkin rusak dalam perjalanan infeksi virus, yang menyebabkan kematian.

Infeksi sendiri terjadi ketika sistem kekebalan tubuh gagal melawan patogen yang menyerang.

Pemicunya adalah gaya hidup yang tidak sehat, dan kebiasaan diet juga sanitasi yang tidak higienis.

Baca Juga: Update Covid-19; Menurut Seorang Dokter Wanita, yang Perlu Disiapkan Indonesia Sekarang adalah Kuburan Massal

Penting juga diketahui, virus untuk bisa menginfeksi seseorang manusia butuh perantara.

Perantara tersebut, selain manusia, bisa hewan liar dan serangga tertentu.

Nah, berikut ini adalah berbagai jenis infeksi virus juga komplikasi yang bisa terjadi karenanya:

Virus Varicella Zoster (Cacar Air)

Cacar Air adalah bentuk infeksi virus yang disebabkan oleh virus Varicella Zoster, juga disebut virus Herpes Zoster.

Mereka yang paling rentan diserang virus ini adalah anak-anak, terutama yang berusia di bawah 12 tahun.

Baca Juga: Pengakuan Pengusaha Properti Terkait Tes Covid-19 yang Dituding Pakai Fasilitas Pemerintah

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengkonfirmasi 90% orang yang tidak mendapatkan imunisasi virus Varicella di masa kanak-kanak, rentan terhadap cacar air di masa depan.

Komplikasi dari virus ini dapat timbul karena infeksi bakteri sekunder pada lesi kulit (yang disebabkan oleh bakteru dari spesies Streptococcus atau Staphylococcus).

Anak-anak di bawah usia 1 tahun mungkin menjadi korban infeksi bakteri sekunder yang menyebabkan pneumonia.

Studi mengungkapkan bahwa infeksi primer oleh virus Varicella Zoster menyebabkan Cacar Air.

Baca Juga: Studi di London: Indonesia Hanya Laporkan 2% Kasus Positif Virus Corona, Benarkah?

Tetapi kadang-kadang virus Varicella berada dalam keadaan tidak aktif di ganglia saraf sensorik setelah terjadinya infeksi pertama.

Pengaktifan kembali virus Varicella laten ini pada beberapa tahap kemudian menyebabkan herpes zoster.

Apa yang harus Diwaspadai?

Seseorang harus memiliki pengetahuan tentang tanda-tanda cacar air berikut ini.

Dengan demikian ia dapat mengambil tindakan pencegahan dalam waktu cepat.

* Ruam kulit (dalam 3-4 hari), demam ringan, nyeri badan, sakit kepala, kelelahan, kehilangan nafsu makan dan pilek.

* Pada stadium lanjut, ruam (jumlahnya 250-300) muncul di beberapa bagian tubuh seperti wajah, dada, punggung, dan anggota badan.

Baca Juga: Pengakuan Jujur Dokter Spesilias Paru dan Pernapasan selama Merawat Pasien Corona

* Ruam berubah menjadi cairan yang melepuh
Setelah cairan ini dikeluarkan, lepuh akan terdegradasi dan membentuk permukaan yang berkerak (keropeng).

Halaman Selanjutnya

* Luka cekung muncul di kulit setelah…
Tag

Sumber ncbi.nlm.nih.gov, healthdirect.gov.au, medlineplus.gov, hiv.gov, niad.nih.gov, factdr.com