Pemerintah Antisipasi Puncak Gelombang Covid-19 BA.4 dan BA.5 dengan Ini

Rabu, 15 Juni 2022 | 10:35
Persi

Puncak gelombang subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 diperkirakan pada Juli mendatang.

GridHEALTH.id - Pandemi Covid-19 masih belum sepenuhnya berakhir. Kenaikan kasus belakangan kembali terjadi, termasuk di Indonesia.

Salah satu pemicunya adalah penularan subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 di tengah-tengah masyarakat.

Covid-19 varian BA.4 dan BA.5, pertama kali teridentifikasi di Afrika Selatan, yang hingga saat ini masih aktif menjalankan tes Covid-19 besar-besaran.

Kementerian Kesehatan RI, melaporkan saat ini sudah ada 8 kasus konfirmasi BA.4 dan BA.5 di Indonesia.

Menteri Budi Gunadi Sadikin menyebutkan, dari total kasus BA.4 dan BA.5 di Indonesia, sebanyak tiga orang merupakan imported case atau datang dari luar negeri.

“Tiga di antaranya adalah imported case atau kedatangan dari luar negeri, (yaitu) Mauritius, Amerika Serikat, dan Brazil pada acara Global Platform for Disaster Risk Reduction di Bali,” jelasnya di video usai Rapat Terbatas mengenai Perkembangan PPKM, Senin (16/6/2022).

Sementara yang lain menurutnya, merupakan kasus transmisi lokal. Paling banyak berada di DKI Jakarta.

Dari data yang ada, kenaikan kasus konfirmasi terjadi di Jakarta, Jawa Barat, Banten, dan Bali.

Kesiapan hadapi puncak Covid-19

Baca Juga: Kenaikan Kasus Covid-19, Jokowi Minta Vaksin Booster Diwajibkan ...

Halaman Selanjutnya

“Kami terus memantau kondisinya, masih relatif baik…
Tag

Sumber covid19.go.id