Arahan Dosen ITB di Tengah Wabah Virus Corona, Hindari Kunyit dan Temulawak Sementara Waktu

Kamis, 19 Maret 2020 | 15:06
Freepik

Ditengah wabah virus corona, ahli menyarankan untuk menghindari kunyit dan temulawak sementara waktu

GridHEALTH.id - Semenjak virus corona (Covid-19) masuk ke Indonesia, banyak masyarakat di tanah air yang menjadi rutin mengonsumsi jamu atau empon-empon.

Hal ini dikarenakan keduanya dinilai dapat memperkuat daya tahan tubuh seseorang.

Diketahui orang yang memiliki daya tahan tubuh lemah memang sangat rentan sekali terserang virus penyebab penyakit, termasuk virus corona.

Seperti dikatakan Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto, tak ada yang lebih ampuh untuk menangkal Covid-19 selain imunitas tubuh yang kuat.

"Tidak ada di dunia ini yang lebih hebat (menangkal virus Corona), lebih bagus, kecuali imunitas tubuh kita sendiri," kata Terawan dikutip dari Tribunnews (4/3/2020).

Meski begitu, beberapa hari terakhir viral diskusi grup Whatsapp dosen Institut Teknologi Bandung (ITB) di masyarakat terkait anjuran untuk menghindari beberapa bahan dasar dari jamu dan empon-empon tersebut.

Baca Juga: Bima Arya Jadi Orang Dalam Pantauan (ODP) Covid-19, 'Padahal Saya Sehat Tak Bergejala'

Arahan tersebut diketahui mengatasnamakan Dr. Taufikurrahman selaku Dosen ITB dan Prof. Daryono Hadi Tjahjono yang merupakan Dekan Sekolah Farmasi ITB.

Dimana dalam percakapan yang tersebar disebutkan bahwa masyarakat sebaiknya menghindari konsumsi kunyit dan temulawak untuk sementara waktu.

Baca Juga: Korban Positif Terinfeksi Terus Bertambah, Ini Penjelasan Ahli Soal Virus Corona

Pasalnya kedua bahan alami tersebut diketahui memiliki kandungan curcumin.

Halaman Selanjutnya

Menurut rujukan jurnal NCBI yang tertera dalam…
Tag

Sumber tribunnews, NCBI