Jika seseorang mencoba jus lidah buaya untuk pertama kalinya, mereka mungkin ingin memulai dengan porsi kecil. Satu porsi biasanya 1 cangkir atau 8 ons (ons) jus.
Meskipun para peneliti mengetahui efek pencahar lidah buaya, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) belum menetapkan bahwa tanaman tersebut aman digunakan untuk tujuan ini.
Lidah buaya dijadikan jus, rasakan manfaat yang tak terkiranya.
Orang yang sering sembelit harus berbicara dengan dokter tentang obat pencahar yang sesuai untuk penggunaan jangka panjang.
2. Pemberian vitamin C
Sekitar 8 ons jus lidah buaya yang diperkaya mengandung 9,1 gram vitamin C. Vitamin ini sangat penting untuk kesehatan seseorang secara keseluruhan, karena merupakan antioksidan alami dan membantu melawan peradangan.
Vitamin C memiliki beragam manfaat khusus, mulai dari mengurangi risiko penyakit kardiovaskular hingga meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh.
Mendapatkan cukup vitamin C juga meningkatkan kemampuan tubuh untuk menyerap zat besi dari makanan nabati.
Sementara vitamin secara alami ada dalam makanan seperti jeruk, paprika hijau, brokoli, jeruk bali, dan jus tomat, jus lidah buaya yang diperkaya adalah sumber lain yang sangat baik.
3. Tetap terhidrasi
Baca Juga: Gigi Ngilu saat Hamil Muda, 5 Bahan Alami Ini Ampuh Melawan Rasa Sakit
Minum banyak cairan sepanjang hari dapat membantu seseorang tetap terhidrasi, dan jus lidah buaya dapat menjadi alternatif rendah kalori untuk minuman manis dan jus buah. Segelas jus lidah buaya 8 ons hanya mengandung 36 kalori.
Namun, penting untuk memeriksa label untuk tambahan gula dan bahan lainnya. Ini dapat meningkatkan jumlah kalori, gula, dan karbohidrat dalam jus.
4. Mengurangi peradangan gusi
Sebuah penelitian kecil menemukan bahwa berkumur dengan obat kumur jus lidah buaya membantu mengurangi peradangan gingiva pada orang yang baru saja menjalani perawatan untuk menghilangkan plak.
Dalam studi tersebut, 15 peserta berkumur dengan obat kumur jus lidah buaya, dan 15 tidak menggunakan obat kumur. Pada kesimpulan penelitian, mereka yang menggunakan obat kumur melaporkan lebih sedikit peradangan gusi.