Malas Bersihkan Sisir Rambut Berisiko Kulit Kepala Bisa Terinfeksi

Kamis, 15 Juli 2021 | 12:00
stylecraze.com

Risiko infeksi kulit jika tidak rutin membersihkan sisir rambut.

GridHEALTH.id - Sisir rambut yang sering dipakai ternyata bisa membuat kulit kepala kita terinfeksi.

Hal itu diungkap oleh Ahli bedah dermatologi Sejal Shah, MD seperti dilansir dari dailymail.co.uk (09/01/2017).

Menurutnya penting untuk rutin membersihkan sisir rambut, terlebih jika dipakai hampir setiap hari.

Sejal menjelaskan sisir yang jarang atau bahkan tidak pernah dibersihkan bisa mengundang masalah pada kulit kepala.

Sisir rambut sekilas memang mungkin tampak baik-baik saja. Atau kita berpikir hanya terdapat gumpalan rambut rontok.

Tetapi, ketika diamati lebih lanjut, sisir yang tidak dibersihkan ternyata bisa dipenuhi oleh tungau dan menjadi tempat bakteri berkembang biak hingga jamur.

Baca Juga: Tato Dapat Sebabkan Penyandang Diabetes Tipe 1 Alami Komplikasi Serius

Sisir yang tidak dibersihkan juga terdapat penumpukan sel-sel kulit mati hingga residu dari bahan kimia penggunaan produk untuk rambut.

Apabila sisir yang kotor digunakan, akibatnya tak hanya mengotori rambut yang bersih.

Kita juga mendapat risiko infeksi pada kulit kepala. Lebih parah lagi jika di kulit kepala sudah ada luka sebelumnya.

Kepala mungkin akan terasa gatal-gatal pada awalnya.

Sebersih apa pun rambut dan meskipun telah menjalani perawatan kesehatan rambut, akan percuma saja bila gunakan sisir yang kotor.

Rambut pun akan tampak berminyak meski baru saja keramas karena penumpukan residu bahan kimia pada sisir yang kotor.

Halaman Selanjutnya

Sajal menyarankan, sebaiknya sisir rambut dibersihkan setidaknya…
Tag

Sumber dailymail.co.uk