Apakah Haus Selalu Berarti Dehidrasi? Ini Fakta Tentang Keberadaan Cairan di Tubuh

Selasa, 10 Desember 2019 | 20:10
Tribun Manado - Tribunnews.com

Sebaiknya segera minum air sebelum tubuh menunjukkan gejala dehidrasi yang sesungguhnya.

GridHEALTH.id - Tak hanya untuk membantu pencernaan, cairan juga dibutuhkan untuk menjaga temperatur tubuh serta melindungi organ tubuh internal. Setiap sel dalam tubuh manusia juga membutuhkan air untuk bisa berfungsi dengan baik.

Baca Juga: Selain Air Putih, 5 Jenis Buah Berkadar Air Tinggi Hindarkan Dehidrasi

Jika kebutuhan cairan tak terpenuhi, maka tubuh akan mengalami dehidrasi, dan fungsi-fungsi yang disebutkan di atas tidak dapat berjalan dengan baik.

Berikut adalah beberapa mitos mengenai dehidrasi dan fakta yang bersembunyi di baliknya, seperti dilansir oleh The Huffington Post (27/06).

1. Dehidrasi tak berbahaya

Beberapa orang mungkin hanya mengalami gejala dehidrasi ringan seperti pusing, penurunan jumlah urin atau keringat, dan lainnya.

Namun dehidrasi juga bisa menjadi parah dan menyebabkan komplikasi serius seperti gagal ginjal, pembengkakan otak, hingga kematian. Dehidrasi tak bisa dianggap remeh, terutama jika terjadi pada anak-anak.

Baca Juga: Percuma Jika Penderita Diabetes Hidupnya Mengandalkan Obat-obatan Semata

2. Merasa haus berarti mengalami dehidrasi

Tak selalu. Haus berarti tubuh membutuhkan cairan, namun ini tak berarti kita mengalami dehidrasi.

Meski begitu, minum saat haus memang bisa membantu untuk menjaga cairan tubuh tetap terpenuhi. Tubuh manusia cukup kuat untuk menahan haus jika harus.

Namun jangan pernah meremehkan juga rasa haus yang dirasakan. Sebaiknya segera minum air sebelum tubuh menunjukkan gejala dehidrasi yang sesungguhnya.

Halaman Selanjutnya

Baca Juga: Tragis, Seorang Bayi di Kedoya…
Tag

Sumber The Huffington Post