Kebiasan Menarik Rambut Hingga Bunyi untuk Atasi Pusing Bisa Sebabkan Pendarahan

Kamis, 02 Juni 2022 | 15:30
Chimere Nicole

Kebiasaan menarik rambut untuk hilangkan pusing, bisa menyebabkan rambut rontok hingga pendarahan.

Asisten profesor klinis di Departemen Neurologi di Vanderbit University Dr Jan Brandes mengatakan, tarik rambut untuk hilangkan sakit kepala adalah cara yang salah dan sama sekali tidak membantu.

Menurutnya, cara ini hanya akan menimbulkan rasa sakit baru yang membuat seseorang teralihkan dari nyeri sakit kepala.

Rasa sakit ini membuat seseorang untuk sesaat merasa sakit kepalanya sudah mereda. Karena, otak menerima sinyal rasa sakit yang berbeda dan mengalahkan nyeri sakit kepala.

Selain tidak efektif mengatasi sakit kepala, menarik rambut hingga berbunyi “pop” juga malah bisa menimbulkan efek samping yang berbahaya.

“Saya rasa itu ide yang sangat buruk. Anda bisa mencabut rambut. Anda mungkin menyebabkan folikulitis, atau bahkan merobek kulit kepala Anda,” ujarnya dikutip dari Healthline, Kamis (2/6/2022).

Efek samping dari kebiasaan tarik rambut untuk hilangkan sakit kepala adalah sebagai berikut:

* Rambut rontok atau mudah patah

* Peradangan atau kemerahan pada kulit kepala

* Robekan pada kulit yang menyebabkan infeksi

Baca Juga: Terapi Akupuntur, Solusi Alternatif untuk Menghilangkan Nyeri Migrain

Bahaya kebiasaan tarik rambut saat sakit kepala juga dibahas oleh dokter Arthur S. Simon, SpKK melalui akun TikToknya @dokterkulitku. Dia mengatakan, bahwa ada risiko pendarahan jika sering melakukan hal ini.

Halaman Selanjutnya

Dia mengatakan, bahwa bunyi “pop” yang terdengar…
Tag

Sumber NHS, Johns Hopkins Medicine