Find Us On Social Media :

Sering Disebut “Bau Matahari”, Kenali 7 Penyebab Bau Badan Pada Anak

Bau badan pada anak atau sering disebut 'bau mataharii'

GridHEALTH.id – Anak-anak memang sering bermain hingga lupa waktu dan keadaan, hingga terkadang mereka pulang dengan keringat dan bau badan yang sangat menyengat.

Berkeringat memang sesuatu hal yang normal, tetapi jika menimbulkan bau badan berarti ada bakteri yang muncul pada tubuh bersama keringat.

Baca Juga : Jangan Sepelekan Bau Kencing, Waspadai 3 Penyebab Urin Berbau Tajam

Bau badan pada anak sering kali di sebut ‘bau matahari’, karena baunya terkadang seperti jemuran yang terkena sinar matahari terik.

Perubahan bau badan ini akan terjadi seiring perkembangan tubuh anak.

Bau badan ini juga tidak hanya terjadi saat anak bermain saja, tetapi terjadi karena keringat berlebih saat tidur bahkan saat anak mengalami penurunan berat badan.

Sedangkan penyebab bau badan pada anak, ada 7 macam faktor, diantaranya:

Baca Juga : Cara Efektif Mengatasi Anak Suka Memukul, Tak Perlu Pakai Emosi!

1. Tidak bersih

Bermain dan memegang benda sembarangan merupakan penyebab utama ketidak-bersihan yang menyebabkan bau badan pada anak.

Selain itu, cara mandi dan mencuci tangan yang salah, serta pakaian yang tidak dicuci dengan bersih juga menyebabkan bakteri menempel pada tubuh anak dan menimbulkan bau tak sedap pada badan.

Baca Juga : Cegah 8 Kebiasaan Jorok yang Sering Dilakukan Anak Demi Kesehatannya

2. Jenis makanan

Penentu bau badan pada anak yaitu jenis makanan yang dikonsumsi seperti daging merah.

Hasil enelitian dari Oxford University, Inggris menyatakan bahwa seseorang yang sering mengonsumsi daging merah akan lebih berpotensi memiliki bau badan tidak sedap yang tercium hampir 24 jam.

Selain itu, kandungan asam amino dan protein tinggi, pada beberapa makanan seperti susu, gula, bawang, ikan, telur, dan kacang-kacangan kemngkinan akan menimbulkan bau badan.

3. Pubertas dini

Menurut American Academy of Pediatrics, pubertas dini atau premature adrenarche merupakan pematangan seksual dini pada anak yang disebabak oleh produksi hormon yag disebut DHEA (hormon kewanitaan).

Baca Juga : Sering Risih Karena Bau? Bisa Jadi Bakteri ini Bersarang di Vagina

 

 

Beberapa peneliti menyatakan bahwa anak-anak yang sudah mengeluarkan bau badan saat berkeringat merupakan pertanda awal terjadinya pubertas dini pada anak.

Pada usia kisaran 8-12 tahun inilah, anak akan mengalami perubahan bau badan menjadi tidak sedap, tumbuh rambut di sekitar organ vital, bahkan terjadi pembesaran payudara.

Baca Juga : 4 Perlakuan Orangtua yang Tanpa Sadar Justru Bisa Merusak Kesehatan Jiwa Anak, Hati-hati!

4. Phenylketonuria

Dilansir dari laman Mayo Clinic, phenylketonuria atau PKU adalah kelainan metabolisme yang dialami anak sejak lahir yang menyebabkan produksi asam amino menumpuk di dalam tubuh.

Phenylketonuria dapat menyebabkan msalah kesehatan serius pada anak seperti bau yang berasal dari kullit, telinga, napas, dan urin.

Gejala anak yang menderita PKU ini yaitu terdapat ruam kulit, hiperaktif, gangguan kecerdasa, gangguan perkembangan anak, dan masalah emosi lainnya.

Baca Juga : Jangan Sepelekan Bau Kencing, Waspadai 3 Penyebab Urin Berbau Tajam

5. Keringat berlebih (hyperdrosis)

Kelebihan keringat pada anak yang sering muncul walau tidak sedang berolahraga atau dalam keadaan panas.

Pada anak-anak, timbulnya hyperdrosis dapat disebabkan akibat konsumsi makanan yang mengandung gula berlebih, seperti makanan junk food yang tidak sehat dan makanan pedas.

6. Stres dan frustasi

Kata siapa anak-anak tidak pernah mengalami rasa stress dan frustasi?

Rasa stres dan frustasi pada anak disebut juga dengan encopresis.

Dilansir dari laman Healthy Children, sebanyak 1,5% anak sekolah mengalami kecemasan, malu, stres dan frustasi.

Baca Juga : Anak SD Dihukum Push Up Ratusan Kali, Ini Bahayanya Bagi Pertumbuhan Tulang

Hal tersebut bisa jadi terjadi akibat tugas sekolah yang menumpuk atau bahkan keadaan lingkungan keluarga dan sekolah.

Tekanan lingkungan atau psikologis ini dapat menyebabkan bau badan pada anak.

7. Penyakit organ dalam

Beberapa penelitian menambahkan bahwa kondisi medis seperti adanya penyakit diabetes, masalah ginjal dan hati, serta demam dapat menjadi penyebab bau badan pada anak.

Seperti pada kasus anak yang menderita diabetes akan menghasilkan urin yang berbau manis seperti apel.

Selain itu anak yang demam juga dapat mengeluarkan bau badan tak sedap akibat keringat yang dikeluarkan.

Baca Juga : Waspadai Glukoma Pada Anak dan Ciri-cirinya, Butuh Penanganan Segera

Sebagai orangtua yang baik, kita wajib kenali 7 penyebab di atas guna mencegah terjadinya bau badan pada anak.