Find Us On Social Media :

Hormati Bulan Ramadan dengan Berhijab, Dinar Candy Tetap Lakukan Suntik Lemak

DJ Dinar Candy disuruh berhiajb oleh ayah

GridHEALTH.id - Baru-baru ini kabar menganai seorang disk jockey alias DJ Dinar Candy mencuat.

Pasalnya Dinar Candy yang kerap tampil seksi ini kini muncul dalam balutan hijab dan pakaian muslim.

Baca Juga: Ratna Sarumpaet Mulai Operasi Plastik Saat Usia Lanjut, Lebam Di Wajahnya yang Bikin Heboh Salah Satu Efek Samping Ringannya

Dinar Candy yang nampak ditemani sang ayah, Acep Ginayah Sobiri, mengaku mengenakan busana muslim dan hijab guna menghormati bulan Ramadan.

"Dinar ingin menghargai dan membahagiakan bapak," kata Dinar Candy, mengutip dari Warta Kota.

"Dia (Dinar Candy) berhijab untuk menghormati bulan suci Ramadan ini," ucap Acep Ginayah Sobiri.

Dinar Candy sedang berusaha mengubah penampilan dari busananya saat Ramadan.

Baca Juga: Dibully Netizen Terkait Bentuk Badan, Tasya Kamila Bahkan Naik 18 Kg Saat Hamil

"Bapak meminta Dinar pakai hijab sama bulan puasa, diajari mengaji dan selalu diingatkan supaya tidak ketinggalan salat," ucap Dinar Candy.

Dinar Candy juga diminta ayahnya mengubah perilaku dan mendalami ajaran Islam selama bulan Ramadan ini.

Acep Ginayah Sobiri menyambut baik keinginan Dinar Candy yang menuruti keinginannya untuk menutupi aurat dengan berhijab.

"Harus berjilbab, memakai rok panjang, yang tertutup auratnya. Bulan suci Ramadan ini harus dihormati dan banyak ibadah kepada Tuhan," ujar Acep Ginayah Sobiri.

Namun walau Dinar menuruti keinginan sang ayah untuk tampil berhijab selama bulan Ramadan, Dinar Candy ternyata tetap melakukan suntik lemak, seperti video yang diunggahnya pada Senin (20/5) lalu.

Baca Juga: Sedang Musim Jambu Biji, Diburu Karena Bikin Kulit Wajah Jadi Kencang

Dalam video berduarasi 1 menit tersebut, Dinar Candy terlihat sedang melakukan suntik lemak untuk mengurangi lemak di bagian pipinya.

Padahal seperti yang diketahui, melakukan suntik di bulan Ramadan tergolong makruh hukumnya.

Baca Juga: Mama Lita Master Chef yang Bikin Chef Juna Klepek-klepek Terpaksa Hengkang, Tapi Memasak Membuatnya Tetap Happy

Seperti yang dikatakan Syekh Abdul Aziz bin Baz pada Tribunnews, selama bulan Ramadan sebaiknya tidak dianjurkan melakukan suntik di bagian pembuluh darah, lengan, ataupun paha.

Walau pun tidak membatalkan puasa, sebaiknya suntik dilakukan di malam hari guna menjaga kehati-hatian saat puasa.

Hal ini ternyata memiliki pengaruh medis yang timbul akibat melakukan suntik saat puasa, yaitu:

- Merah, bengkak, nyeri, atau iritasi di tempat bekas suntik- Sakit perut- Perut kram atau kembung- Sakit kepala- Mual- Pusing- Merasa lemas dan lesu- Kelelahan- Timbul jerawat- Rambut rontok

Baca Juga: Dilarang Bersuara dan Salaman dalam Wasiat Kematiannya, Kondisi Inilah yang Sedang Terjadi Pada Ustaz Arifin Ilham

Jadi walau terlihat tubuh kita kuat melakukan suntik saat puasa, ada baiknya untuk melakukannya saat malam hari.

Di malam hari kita sudah diperbolehkan makan dan minum, sehingga daya tahan tubuh lebih bisa bekerja dengan baik.

Jika ingin suntik lemak seperti Dinar Candy juga perhatikan efek sampinya terlebih dulu. (*)