Find Us On Social Media :

Halusinasi Sampai Tawa Tak Terkendali, Awas! Gangguan Jiwa Seperti Joker

Joker memiliki dua masalah kesehatan mental.

GridHEALTH.id - Film Joker sampai saat ini masih menjadi perbincangan hangat publik pecinta layar lebar di dunia.

Pasalnya film besutan Todd Phillips ini tak hanya menuai banyak pujian tapi juga kritikan sehingga menimbulkan kontroversi.

Diketahui film ini menceritakan sisi lain penjahat Joker yang merupakan musuh bebuyutan karakter Batman.

Baca Juga: Inilah Mengapa Gejala Skizofrenia Sering Muncul Saat Masa Remaja

Dimana Joker atau Arthur Fleck yang diperankan oleh Joaquin Phoenix ini digambarkan sebagai pria yang mengalami gangguan jiwa karena hidupnya yang tertindas.

Mulai dari tawanya yang tak terkendali sampai berhalusinasi.

Meski dalam film tersebut sama sekali tidak disebutkan gangguan apa yang dialami oleh Joker.

Namun tidak ada salahnya kita mengetahui gangguan jiwa pa yang sebenarnya ia alami.

Pertama, tawa yang tak terkendali itu biasanya berhubungan dengan gejala cedera otak yang dalam kehidupan nyata disebut dengan Pseudobulbar Affect (PBA).

Seperti dilansir dari Mayo Clinic, orang yang menderita PBA akan merasakan dan mengalami emosi dengan cara yang sama seperti orang pada umumnya.

Baca Juga: Jalani Operasi Selama 3 Jam, Begini Kondisi Wiranto Setelah 2 Kali Kena Luka Tusuk Senjata Tajam

Akan tetapi mereka cenderung mengekspresikannya dengan cara berlebihan atau tidak terkendali dan hal ini dapat berlangsung selama beberapa menit.

Pengaruh PBA ditandai dengan tangis, tawa, atau penampilan emosional lain yang sering dan tidak disengaja, dilebih-lebihkan atau terputus dari keadaan emosi aktual individu tersebut.

Baca Juga: Breaking News Wiranto: 2 Luka Tusuk Pada Tubuhnya Mencapai Lapisan Peritoneum Berisiko Picu Peritonitis

Penyebab terseringnya adalah cedera otak atau gangguan neurologis yang berdampak pada bagaimana otak memproses emosi.

Gejala umum PBA adalah tawa yang sering kali berubah menjadi air mata. Inilah yang membuat banyak orang sering kali menduga gejala PBA sebagai depresi, yang sebenarnya juga sangat umum terjadi pada penderita kondisi ini.

Gangguan yang dialami Joker selanjutnya adalah halusinasi yang disebut skizofrenia, yakni gangguan mental serius di mana orang menafsirkan realitas secara tidak normal.

Skizofrenia dapat menimbulkan gejala-gejala yang khas seperti halusinasi, delusi, pemikiran dan perilaku tidak teratur yang mengganggu fungsi sehari-hari.

Pengidap penyakit ini tidak bisa membedakan mana khayalan dan kenyataan.

Tidak seperti sakit jiwa pada umumnya, skizofrenia merupakan penyakit kambuhan atau gejala yang seringkali muncul tiba-tiba dan dapat secara berulang.

Baca Juga: Disebut Lompat dari Pagar Saat Demo Depan DPR, Pelajar Akbar Alamsyah Meninggal Dunia Setelah Koma Selama 2 Minggu

Belum diketahui secara pasti apa penyebab skizofrenia, selain itu pengidap skizofrenia membutuhkan perawatan seumur hidup, pasalnya sampai saat ini belum ada obat yang terbukti 100 % menyembuhkan. (*)