Find Us On Social Media :

Berantas Stunting: Angka Stunting di Jawa Barat Melebihi Nasional

Angka Stunting Tinggi di Indonesia, Paling Tinggi Ternyata ada di Jawa Barat.

GridHEALTH.id - Memberantas stunting atau anak berperawakan pendek memang gampang-gampang susah, perlu kesadaran dan kepedulian dari berbagai pihak terutama keluarga.

Apalagi bagi masyarakat Jawa Barat yang sampai saat ini ternyata angka stuntingnya masih sangat tinggi bahkan melebihi angka nasional.

Hal itu diakui oleh Kepala Dinas Kesehatan Jabar, Berli Hamdani seperti dilansir dari Kompas.com, Selasa (12/11/2019).

“Angka (stunting di Jabar) masih cukup tinggi 38 %. Sedangkan nasional 27 %,” ujar Berli.

Baca Juga: Berantas Stunting: Mengonsumsi 2 Jenis Makanan Hewani Setiap Hari Efektif Cegah Stunting

Dari beberapa wilayah kabupaten/kota di Jawa Barat dengan angka stunting tinggi di antaranya adalah Sukabumi, Garut, Tasik, Cirebon, dan Ciamis.

Hal ini tentu sangat mengkhawatirkan, karena seperti kita ketahui Jawa Barat merupakan daerah yang sangat dekat dengan Ibu Kota dan harusnya lebih baik lagi dalam memberantas stunting.

Melihat kondisi ini Berli menjelaskan, pihaknya kini tengah menargetkan penurunan stunting di bawah 20 % dengan membidik semua daerah, terutama 5 daerah tersebut.

Dilansir dari IDAI, periode kritis gangguan pertumbuhan termasuk stunting terjadi pada periode awal kehamilan sampai anak berusia dua tahun (periode 1000 Hari Pertama Kehidupan).

Pada periode tersebut sangat penting untuk dilakukan pemantauan pertumbuhan dan perkembangan secara berkala.

Baca Juga: Berita Kesehatan Gigi dan Mulut: Penyebab Umum Mulut Kering, Dehidrasi hingga Kerusakan Saraf

Jangan lupa juga pemenuhan kebutuhan dasar anak yaitu nutrisi, kasih sayang, dan stimulasi.

Dalam kurun waktu tersebut ada upaya tindakan pencegahan yang wajib mesti orangtua lakukan.

Bagi ibu hamil, upaya yang dapat dilakukan yaitu melakukan pemeriksaan kehamilan secara teratur, menghindari asap rokok dan memenuhi nutrisi yang baik selama masa kehamilan antara lain dengan menu sehat seimbang, asupan zat besi, asam folat, yodium yang cukup.

Baca Juga: Viral Biduan Seksi 'Kemasukan Setan' Saat Manggung, Padahal Gangguan Mental

Jika bayi sudah lahir, orangtua sebisa mungkin memberikan ASI eksklusif sampai anak berusia 6 bulan dan pemberian MPASI yang memadai.

Selain itu anak juga wajib mengikuti program imunisasi terutama imunisasi dasar.

Tak lupa untuk selalu melakukan kunjungan secara teratur ke dokter, posyandu atau pusat pelayanan kesehatan lainnya untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan anak. 

Baca Juga: Lucunya Nyai, Kunjungi Lokasi Banjir Di Tangerang Banten yang Disenggol Nikita Mirzani Anies Baswedan, Outfitnya Justru Bahayakan Dirinya Sendiri

Berikut aturannya :

- setiap bulan ketika anak anda berusia 0 sampai 12 bulan.

- setiap 3 bulan ketika anak anda berusia 1 sampai 3 tahun.

- setiap 6 bulan ketika anak anda berusia 3 sampai 6 tahun.

- setiap tahun ketika anak anda berusia 6 sampai 18 tahun.

Baca Juga: Foto Anak Markus Horison yang Meninggal Dunia dan Emosional Bylqis Juwita Ningsih Harus Mendapat Perhatian Penuh Suami

Itulah beberapa pecegahan stunting yang mesti disadari para orangtua, agar program pemberantasan stunting yang tengah digencarkan pemerintah bisa berjalan dengan baik dan semestinya.(*)

 #berantasstunting