Find Us On Social Media :

Kini Warga Bisa Ikut Vaksinasi Covid-19 Gratis di Istora Senayan Hanya Dengan Membawa KTP, Benarkah?

Vaksinasi Covid-19 di Istora Senayan.

GridHEALTH.id - Beberapa hari ini, pesan berantai mengenai vaksinasi Covid-19 kembali beredar di masyarakat.

Dalam isi pesan berantai yang diterima redaksi GridHEALTH.id, Jumat (12/3/2021) pagi ini disebutkan bahwa sentra vaksinasi Covid-19 di di Istora Senayan, Jakarta akan diadakan setiap hari.

Tak sampai disitu, kabar yang cukup mencengangkan lain dari pesan tersebut adalah terkait syarat yang diperlukan untuk ikut program vaksinasi ini.

Dimana masyarakat cukup membawa KTP saja untuk ikut vaksinasi melalui Go Show tanpa harus daftar sebelumnya.

Baca Juga: Catat, Ini Cara Mendapatkan Vaksin Lansia Gratis di Jakarta Secara Drive Thru

Berikut rincian narasi pesan berantasi tersebut:

"Vaksin nasional di Istora Senayan, JakartaSetiap hari termasuk Sabtu dan MingguPukul : 8.00 SD 16.00KTP NON-DKI bisa jugaLansia, pagi hariDi bawah 60 tahun, siang hariGO SHOW saja, tanpa daftar2

Bawa:- KTP- Pulpen- Air minum

Pintu A: Usia 60 ke atasPintu B: 40-60Pintu C: 40 ke bawah

Kementerian BUMN bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan, Pemda DKI, dan Indonesia Healthcare Corporation menyulap arena olahraga bersejarah di ibu kota, Istora Senayan menjadi Sentra Vaksinasi Covid-19 Bersama.

Kegiatan yang dimulai pada hari ini, Senin (8/3/2021), ditujukan untuk mendorong percepatan program vaksinasi nasional.

Setiap hari, Sentra Vaksinasi Covid-19 Bersama ini menargetkan tak kurang dari 5 ribu pendaftar akan divaksin, dan akan dilakukan secara berturut-turut selama sekitar 4 bulan.

Kementerian BUMN menjadi lokomotif hadirnya Sentra Vaksinasi Bersama, demi mempermudah akses bagi publik. Serta mempercepat dan memperluas cakupan vaksinasi program pemerintah.

"Ini momen krusial, agar kita semua mempercepat program Indonesia Sehat demi mendukung Indonesia Bekerja. Lansia sebagai yang paling rentan, harus didahulukan," ujar Menteri BUMN, Erick Thohir di Jakarta, Selasa (8/3/2021).

Baca Juga: Syarat Ketat Vaksininasi Covid-19 bagi Lansia, Waspadai Terjadi Disfungsi Imunitas

Sentra Vaksinasi Covid-19 Bersama juga akan digelar di kota-kota lain yang membutuhkan percepatan.

Wah… Indonesia benar-benar bergerak cepat nih... agar program vaksinasi ini mencapai target yang direncanakan.

#VaksinUntukKItaTerbuka untuk semua pemegang KTP. Kuota hanya 5000 orang/hari

Lansia pagi hari, yg dibawah 60 tahun siang hariKtp NON DKI juga bisaGo show, tanpa daftar2Setiap hari termsk hari Sabtu dan MingguPukul : 8.00 SD 16.00"

Melihat narasi pesan berantai tersebut, tentu menjadi kabar baik bagi warga yang ingin ikut program vaksinasi.

Sebab syarat yang disebutkan tentunya sangat mudah untuk dipenuhi.

Namun masalahnya, benarkah pesan berantai tersebut?

Baca Juga: Ternyata Ini Alasan Kenapa Pasien Covid-19 Baru Bisa Disuntik Vaksin Setelah 3 Bulan Sembuh

Jika ditelisik lebih lanjut, memiliki kesamaan dengan pesan yang banyak beredar beberapa minggu kemarin.

Dimana Staf Khusus Menteri BUMN sekaligus Koordinator PMO Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN), Arya Sinulingga menegaskan bahwa pesan tersebut tidak benar alias hoaks.

Menurutnya, Sentra Vaksinasi yang tengah dilakukan oleh Kementerian BUMN diperuntukkan pegawai publik dan lansia yang terdata di DKI Jakarta saja.

"Jadi, bukan untuk yang bukan pegawai publik dan non lansia, informasi itu adalah hoaks yang tersebar dan perlu diluruskan supaya jangan sampai ada yang mencoba membuat cara-cara yang tidak benar dan membuat vaksinasi kita menjadi berantakan," ujar Arya dikutip dari Kompas.com, Rabu, (10/3/2021).

Baca Juga: Sering Anggap Remeh Covid-19, Donald Trump dan Istri Kedapatan Minta Disuntik Vaksin

Selain itu, Arya mengimbau pada masyarakat untuk tidak langsung percaya akan pesan berantasi yang beredar melalui media sosial.

Menurutnya informasi yang benar-benar valid datang langsung dari akun resmi institusi pemerintahan, seperti Sentra Vaksinasi Covid-19 yang diumumkan langsung oleh akun media sosial BUMN sendiri.

Diketahui, Kementerian BUMN menggelar Sentra Vaksinasi Covid-19 Bersama bagi lansia di Istora Senayan, Jakarta untuk mendorong percepatan program vaksinasi nasional demi mencapai target 1 juta vaksin per bulan.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaboratif antara KemenBUMN, Kemenkes, Pemda DKI Jakarta, dan Indonesa Healthcare Corporation (IHC).

Adapun sinergi antar lembaga pemerintahan dan daerah ini dilakukan untuk mendukung tahap kedua vaksinasi nasional yang menyasar kalangan lansia di DKI Jakarta.

Baca Juga: Tiba-tiba Demam dan Berhalusinasi, Pria di Sukabumi Ini Alami Kejadian Tak Terduga Usai Disuntik Vaksin

Dilansir dari akun Facebook resmi KemenBUMN, berikut tata cara pelaksanaan Sentra Vaksinasi Covid-19 Bersama di Istora yang digelar pada Senin, (8/3/2021).

Ada 4 hal yang perlu diketahui penerima vaksin di Sentra Vaksinasi Covid-19 Bersama, yakni:

1. Undangan dikirim ke peserta via WA/SMS.

2. Peserta mengakses link Cosmic, kemudian menjawab pertanyaan, dan mendapatkan barcode serta jadwal.

3. Peserta diimbau untuk mencetak/print hasil self assessment sebelum datang ke lokasi vaksinasi.

4. Bagi yang belum cetak hasil self assessment, disediakan printer di lokasi.

Setelah proses pendaftaran selesai, pada hari atau jadwal vaksinasi, penerima vaksin akan melaksanakan beberapa langkah vaksinasi.

Baca Juga: Catat, Hanya Penyandang Diabetes Seperti Ini yang Boleh Disuntik Vaksin Covid-19

Berikut rinciannya:

- Datang ke lokasi sesuai jadwal.

- Melaksanakan security check.

- Mengambil nomor antrean.

- Menunggu giliran di ruang tunggu regstrasi.

- Menuju meja registrasi.

- Menunggu giliran di ruang tunggu assessment.

- Menuju meja assessment.

- Vaksinasi di meja vaksinasi.

- Penerima vaksin menuju meja observasi.

- Melakukan check out.(*)

Baca Juga: Seorang Wartawan Matanya Bengkak Usai Disuntik Vaksin Covid-19, Risiko Medis atau Kelalaian Medis?

#berantasstunting

#hadapicorona

#BijakGGL