Find Us On Social Media :

Asal Usul Ivermectin Untuk Mengobati Covid-19, Aslinya Obat Kutu

Ivermectin obat parasit untuk mengobati penyakit Infeksi Covid-19.

Ini termasuk kutu kepala, kudis, onchocerciasis, strongyloidiasis, trichuriasis, ascariasis, dan filariasis limfatik.

Tapi, sejak studi kolaboratif yang dipimpin oleh Monash Biomedicine Discovery Institute (BDI) dengan Institut Infeksi dan Imunitas Peter Doherty (Doherty Institute), perusahaan patungan dari Universitas Melbourne dan Rumah Sakit Royal Melbourne, menunjukkan bahwa obat anti-parasit seperti cacing gelang Ivermectin yang sudah tersedia di pasaran dapat membunuh virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 dalam waktu 48 jam, obat ini menjadi viral.

Kylie Wagstaff dari Monash Biomedicine Discovery Institute, melansir Farmasetika.com (6/4/2021), mengatakan bahwa para ilmuwan menunjukkan obat Ivermectin dapat menghentikan virus SARS-CoV-2 yang tumbuh dalam kultur sel dalam waktu 48 jam.

“Kami menemukan bahwa dengan dosis tunggal pada dasarnya dapat menghapus semua viral load selama 48 jam dan bahkan pada 24 jam ada pengurangan yang sangat signifikan dalam hal itu,” kata Dr. Wagstaff dikutip dari SciTechDaily.

Baca Juga: 6 Negara Ini Ada Diambang Pandemi Covid-19 Menyeramkan Seperti India

Apalagi diketahui, Ivermectin adalah obat anti-parasit yang disetujui Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat dan juga terbukti efektif secara in vitro terhadap beragam virus termasuk virus HIV, Dengue, Influenza, dan Zika.

Mengenai penelitian tersebut, Dr. Wagstaff mengingatkan bahwa tes yang dilakukan dalam penelitian ini bersifat in vitro dan bahwa uji coba perlu dilakukan pada manusia.

Baca Juga: Ikan Gabus untuk Penyandang Diabetes dan Segudang Khasiat Ajaibnya