Find Us On Social Media :

Sukses Menciptakan Jenis Kelamin Bayi Ala Dokter Boyke Dian Nugraha, SpoG MARS

Dokter Boyke

GridHEALTH.id - Menentukan jenis kelamin bayi di dalam kandungan memang banyak sekali dibahas.

Memang yang memberikan anak pada kita adalah Allah SWT, pun yang menentukan jenis kelamin bayi adalah Allah SWT.

Namun secara ilmu pengetahuan, manusia bisa melakukan ikhtiar alias upaya untuk menentukan jenis kelamin bayi.

Ikhtiar ini tentu bukan untuk melawan kehendak Allah SWT. Sebab apa yang manusia lakukan di dunia tidak ada yang bisa menjamin bisa sukses.

Kepastian, hanya milik Allah SWT, kesuksesan adalah karunia yang Allah SWT berikan kepada umatnya.

Nah, kembali ke upaya untuk bisa memiliki bayi dengan jenis kelamin yang diharapkan, menurut dokter Boyke Dian Nugraha, SpOG MARS, ada triknya.

Untuk melakukannya tidak perlu melakukan tindakan medis, program hormon, atau obat-obatan.

Baca Juga: Sudah Divaksin Lengkap Namun Tetap Terinfeksi Covid-19, Siap-siap Vaksin Ulang

Cukup dengan mensiasati makanan yang dikonsumsi setiap hari, yang harus sudah dimulai tiga bulan sebelum program hamil dijalankan.

Menurut dokter ahli kebidanan dan kandungan ini, ada makanan tertentu yang harus dikonsumsi untuk mempunyai anak dengan jenis kelamin yang diharapkan.

Jika ingin anak perempuan, berarti harus makan banyak sayuran. Bukan berarti harus menjadi vegetarian.

Tapi lebih memperbanyak porsi sayuran setiap kali makan, dari makanan hewani.

Namun tahukah, menurut dokter Boyke yang mengonsumsi banyak sayuran bukan ibu tapi ayah alias pria.

Baca Juga: Saat Mengalami Diare Cobalah Minum Air Rebusan Daun Salam, Cespleng

"Kalau punya anak perempuan, laki-lakinya musti banyak makan sayur jadi kambing (makan sayuran) 3 bulan," jelas dr. Boyke dalam tayangan youtube Taulany TV.

Lalu ibu harus memperbanyak makan daging-dagingan.

"Perempuannya yang jadi macan supaya dengan banyak makan daging itu vaginaya jadi lebih asam jadi anaknya nanti perempuan," jelas dr. Boyke.

Baca Juga: Gara-gara Hal Ini Respon Antibodi Pada Vaksin Covid-19 Bisa Menurun, Hati-hati

Dokter Boyke juga menyarankan waktu hubungan seksual kalau benar-benar ingin memiliki anak perempuan.

Bisa berhubungan seksual ketika sel telur belum keluar alias sebelum ovulasi.

"Jadi ketika hubungan seks sperma laki-lakinya ngejar ke atas telur belum keluar mati. Tinggal sperma x-nya pelan-pelan menemui telurnya," jelas dr. Boyke.

Penting juga diketahui, Dokter Boyke menjelaskan bahwa sperma Y atau pembawa gen laki-laki lebih menyukai kondisi vagina yang basa dibandingkan asam.(*)

Baca Juga: Ibu Hamil Wajib Tahu, Proses Persalinan TIdak Berhenti sampai Bayi Lahir, Masih Ada 1 Persalinan Lagi