Find Us On Social Media :

Dr Tony Setiobudi Ungkap Berapa Kadar Vitamin D yang Bisa Menyebabkan Keracunan

Dokter ahli ortopedi di Mount Elizabeth Hospital, Tony Setiobudi menjelaskan soal keracunan vitamin D.

DokterTony menyimpulkan bahwa vitamin D toksisiti itu umumnya jarang terjadi, tapi kalau sampai terjadi konsekuensinya bisa serius dan jangan dianggap remeh.

Keracunan vitamin D terjadi karena kadar kalsium yang terlalu tinggi atau hiperkalsemia. Ini adalah kondisi yang emerjensi atau darurat.

Ia mengatakan, The "No observed adverse effect level" (NOAEL) atau tingkat tanpa efek samping yang teramati dari vitamin D adalah 10.000 IU per hari.

"Dosis di atas ini (10.000 IU per hari) dapat menyebabkan keracunan," ujar dr Tony.

Theurapeutic level dari vitamin D adalah 40-60 nanogram/ml menurut rekomendasi Endocrine Society.

Dalam beberapa rujukan medis yang disebutkan dr Tony, keracunan vitamin D bisa terjadi di level di bawah 300 nanogram/ml.

Bahkan level vitamin D terendah yang pernah dilaporkan menyebabkan keracunan adalah 103 nanogram/ml.

"Pasien ini mengonsumsi vitamin D sebanyak 9.900 IU per hari," ucap dr Tony.

"Karenanya jika kita minum vitamin D 10.000 IU per hari atau bahkan lebih dari itu, sebenarnya boleh-boleh saja. Tapi jangan lupa untuk memonitor level vitamin D kita secara berkala. Pokoknya jangan sampai terjadi keracunan. Itu saran saya," pungkasnya.(*)

Baca Juga: Dokter Ahli Imunitas Tegaskan Prihal Vitamin D Dosis Tinggi, Racun Penyebab Kematian

#berantasstunting

#hadapicorona

#BijakGGL