Find Us On Social Media :

Dilarikan ke RS saat Kehamilan Paula Verhoeven Masuk Trimester 3, Ketahui Gejala DBD pada Ibu Hamil yang Dapat Membahayakan Janin

Paula Verhoeven sudah sembuh dari DBD

GridHEALTH.id -  Kabar menyedihkan datang dari keluarga Baim Wong dan Paula Verhoeven.

Di tengah kehamilan yang sudah masuk trimester 3, Paula Verhoeven malah terserang demam berdarah dengue atau DBD.

Awalnya, istri Baim Wong tersebut merasa pusing, namun setelah minum obat dalam dosis rendah, pusing itu tak kunjung hilang.

Baca Juga: Kehamilan Paula Verhoeven, Tambah Panjang Kasus Reinfeksi di Indonesia

"Dia bangun tidur tetap enggak nyaman kepalanya, sangat pusing, bangun-bangun malah jadi meriang menggigil gitu, kalo bahasa Jawanya tuh 'greges', linu-linu," ungkap adik Paula Verhoeven, Chelzea dalam kanal YouTube Chelzea Nail, Rabu (18/8/2021).

Baca Juga: Peringatan bagi Pemilik Golongan Darah O, Mendiang Dr.Oz Sarankan Jangan Lagi Minum Obat Maag dengan Air, Cukup Dikunyah Saja!

Tak sampai di situ, suhu badan Paula juga kian tinggi mencapai 38,9 derajat celcius.

Akibat hal tersebut, Paula dilarikan ke rumah sakit dan lagi-lagi harus tinggal berpisah dengan anak pertamanya, Kiano Tiger Wong.

Menurut Ketua Divisi Infeksi dan Pediatri Tropik Departemen Ilmu Kesehatan Anak, RSCM-FKUI dr Wulya Ratna Karyanti, demam berdarah dengue pada ibu hamil dapat mengancam keselamatan janin dalam kandungan.

"DBD dapat menyebabkan keguguran dan bayi meninggal dalam kandungan. Ini juga karena memang masih sulitnya mendeteksi bayi dalam kandungan dan ibu yang terlambat memeriksakan kesehatannya setelah demam datang," kata dr Karyati, dikutip dari laman resmi FK UI.

Karyati menyatakan, pengobatan pada ibu hamil yang terkena DBD harus dikhususkan.

Baca Juga: Viral Terapi 'Kretek Abal-abal', Bima Aryo Ungkap Belajar Sendiri hingga Sang Kakak Jadi Pasien Pertama, Amankah?

Sebenarnya, ada 3 hal yang perlu ibu hamil lakukan ketika curiga terinfeksi virus dengue yaitu:

1. Input

Input adalah nutrisi yang masuk.

Artinya, selain perbanyak konsumsi cairan seperti minum air putih untuk mencegah dehidrasi, bisa juga ibu hamil diberi asupan lainnya yang bergizi.

2. Output

Output adalah waktu ibu buang air kecil.

Bila jarak waktu ibu buang air kecil lama, segera penuhi asupan cairan.

3. Aktivitas

Sedangkan, aktivitas adalah kebugaran ibu hamil.

Ketika ibu mengalami demam tinggi kemudian turun tapi ibu tetap lemas, malas beraktivitas dan sering mengantuk, harus waspada. Hal ini bisa jadi salah satu gejala DBD.

Baca Juga: Infeksi Bakteri Shigella Mengintai Kapan Saja, Cegah Kebiasaan Bayi Memasukkan Tangan ke Dalam Mulut

"Bila demam ibu sudah 2-3 hari tidak turun, buang air kecil jarang dan ketika dicek ke laboratorium trombositnya turun sebaiknya ibu langsung dirawat," kata dr Karyati.

Menurutnya, jika lebih dari 3 hari tidak dilakukan penanganan, ditakutkan akan menyebabkan kebocoran pembuluh darah pada ibu yang dapat membahayakan janin.

Inilah mengapa demam berdarah dengue pada ibu hamil tidak boleh disepelekan.

Sementara itu, ada beberapa gejala demam berdarah dengue, seperti demam tinggi (hingga mencapai 40 derajat Celsius), sakit kepala, mata terasa nyeri, otot, sendi, dan tulang terasa sakit, muncul ruam, serta mual dan muntah.

Segera konsultasikan ke dokter jika mengalami beberapa gejala demam berdarah dengue pada ibu hamil.

Baca Juga: Parno Covid-19 Bikin Mager di Rumah, Waspada Jadi Kebiasaan Berisiko Penyebab Diabetes

Terlepas dari itu, kini kondisi Paula Verhoeven sudah semakin membaik.

Bahkan, dalam unggahan di laman Instagram-nya, Paula Verhoeven sudah jalan-jalan singkat dengan Baim Wong dan Kiano. (*)

Baca Juga: DKI Jakarta Berhasil Masuk Zona Hijau, Tapi Anies Baswedan Sebut Pandemi Covid-19 di Ibu Kota Belum Betul-betul Aman

#hadapicorona