Find Us On Social Media :

Cara Mengatasi Gancet Saat Hubungan Badan, Video yang Tengah Viral Dibuat Untuk Pendidikan dan Hiburan, Pemilik Akun Ditangkap

Tangkapan layar video viral pasangan mesum yang gancet.

GridHEALTH.id - Hari ini Indonesia dihebohkan oleh berita pasangan kekasih yang gancet di sebuah rumah kost.

Pasangan tersebut melakukan hubungan intim dan ditolong oleh beberapa orang, karena keduanya tidak bisa memisahkan diri alias gancet.

Dalam video viral tersebut tampak beberapa orang membacakan doa. Salah seorang pria yang berada di kamar tersebut bertanya kepada pasangan muda itu.

Mereka menyayangkan aksi yang dilakukan oleh pasangan muda tersebut.

Beberapa orang tampak merapalkan doa untuk membantu keduanya. Sementara, ada yang marah-marah.

"Tolang tolong, itu akibatnya," ujar salah seorang pria, dikutip Suara.com (8/9/2021).

Kemudian seorang wanita berkerudung merah bertanya kepada cewek yang meminta tolong.

"Kamu suami istri bukan?" tanyanya.

"Bukan," jawab cewek itu sambil menangis.

Selanjutnya, seorang pria berpeci dan mengenakan baju cokelat tampak emosi.

Di samping itu sang perempuan terus menangis dan meminta tolong. Sementara si cowok tampak menghadap dinding dan menutupi mukanya.

Baca Juga: Mengobati dan Mencegah Demam Kuning, Penyakit Infeksi Akibat Nyamuk

Berdasarkan keterangan dalam video itu, si pria berada di atas. Namun saat berhubungan keduanya tak bisa lepas.

Hingga akhirnya posisi badan pria tersebut miring.

Komentar warganet pun beragam pada video tersebut.

"Marah boleh, tapi kalau mau nolong ya ditolong dulu. Belum tentu yang maki-maki jauh lebih baik dari mereka. Orang itu punya rahasianya masing-masing dan belum ketahuan aja kayak mereka," ujar salah seorang warganet.

"Ini sih urusan orangtua masing-masing ya mau diapain merekanya. Itu mas-masnya kenapa jadi kotor gitu ucapannya," kata warganet lainnya.

"Harusnya ditolong dulu bukan dimarahi dulu sampai yang dipertontonkan kalimat kasar dan tidak pantas."

Tapi tahukah, ternyata video gancet viral tersebut merupakan potongan dari video dengan judul AZAB BERZINA PASANGAN INI GANCET || K3L4MINY4 GAK BISA LEPAS yang diunggah pada akun YouTube Gus Idris Official.

Video itu total berdurasi 50 menit 25 detik diunggah pada 5 September 2021 dan sudah ditonton 600 ribu pengguna media sosial.

Seperti diketahui, akun YouTube itu diduga kuat isi kontennya fiktif alias settingan.

Baca Juga: Kenali Gejala DBD Sudah Masuk Kategori Parah dan Mengancam JIwa, Ini Ciri-cirinya

Hal itu pun ditegaskan pemilik akun yang menuliskan hal berikut pada deskripsi.

Disclaimer The material in this video has been created for educational and entertainment purposes only. This story is just a fictional one that was prophesied in a visual form. If there is a similarity in the names of characters, places of events or stories, it is simply coincidence and there is no element of intent. Every print and electronic media must include the link and or name of the GUS IDRIS OFFICIAL channel in each container which will be used for copyright of GUS IDRIS OFFICIAL.

Kini pemilik akun Idris Al Marbawi atau Gus Idris yang mengaku sebagai pengasuh Pondok Pesantren Thoriqul Jannah Malang Jawa Timur, menurut Suara.com (8/9/2021), telah ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian setempat.

Gus Idris jadi tersangka aksus penyebaran video hoaks.

Hal ini seperti disampaikan Kasatreskrim Polres Malang AKP Donny K Baralangi, di Kabupaten Malang, Selasa (06/07/2021).

Gancet saat Hubunga Suami Istri Bisa Saja Terjadi

Baca Juga: Studi di Italia, Covid-19 Memangkas Harapan Hidup Hingga 1,2 Tahun

Kasus gancet bisa saja terjadi pada siapapun.

dr. Abi Noya menjelaskan dalam sebuah video, dikutip dari insulteng (8/9/2021), secara medis gancet adalah penis captivus, yakni keadaan ketika penis terjepit di dalam vagina saat berhubungan seks.

“Hal ini sebenarnya jarang terjadi, dan penyebabnya masih menuai pro dan kontra,” sebut dr. Abi Noya.

“Ada yang bilang kalau gancet merupakan karma sebelum berhubungan seks karena belum menikah, ada juga yang bilang karena berselingkuh,” sebutnya.

Namun dari beberapa kasus yang terjadi para ahli memberikan respon beragam.

“Fenomena ganjet juga umumnya dikaitkan dengan vaginismus, padahal berbeda. Vaginismus adalah kondisi ketika otot-otot disekitar vagina yang mengencang terlalu kuat sehingga penetrasi semakin sulit dilakukan,” tambah dr. Abi Noya.

“Sedangkan pada fenomena gancet, karena berkontraksi saat penis sudah penetrasi, sehingga penis terjepit dan sulit untuk dikeluarkan,” kata dr. Abi Noya.

Baca Juga: Vaksin Dosis ke 3 Sinovac Efektif Tangkal Varian Delta, Hanya Seminggu Imunitas Langsung Meningkat

Pendapat senada diutarakan oleh dokter dari Inggris mengenai gancet.

"Ketika penis berada di dalam vagina, itu menjadi semakin membesar. Otot-otot dasar panggul wanita berkontraksi secara ritmis saat orgasme. Sementara otot-otot itu berkontraksi, penis menjadi macet dan semakin membesar," ujar Dr John Dean, seorang dokter seksual senior yang berbasis di Inggris, melansir BBC.

Penis, yang terisi darah selama ereksi, dapat terus bertambah besar sebelum orgasme.

Dinding vagina, yang terbuat dari jaringan otot, membesar dan berkontraksi saat berhubungan intim.

Otot-otot di dalam vagina juga bisa berdenyut sedikit selama orgasme.

Tapi, ini harus kita ketahui, sebenarnya penis captivus ini tidak akan mungkin menyakiti organ vital masing-masing pasangan. Seperti yang tergambar dalam video voral gancet yang saat ini tengah viral.

Cara Mengatasi Gancet

Baca Juga: Memasak Nasi dengan Minyak Kelapa Tidak Bikin Gemuk, Hasil Penelitian Sri Lanka’s College of Chemical Sciences

Hal terpenting ketika terjebak dalam kondisi ini adalah untuk tidak melakukan apapun yang dapat menyebabkan rasa sakit bertambah.

Menggunakan pelumas pun, mengutip GridHEALTH.id (31/3/2019) tidak akan berhasil ketika mengalami penis captivus.

Karenanya bagi pasnagan gancet, cobalah untuk tetap tenang dan biarkan otot-ototnya rileks sendiri.

Ambil napas dalam-dalam, dan otot-otot kemungkinan akan rileks.

Namun jika sudah terjadi selama beberapa menit, segeralah hubungi dokter.(*)

Baca Juga: Vaksin Sekali Suntik Johnson & Johnson di Acc BPOM RI, Luhut Dukung Vaksin COVID-19 mRNA Indonesia