Find Us On Social Media :

Aneka Masalah Saat Berhubungan Seks Pasca Stroke dan 6 Solusinya

Hubungan suami istri penyandang stroke.

GridHEALTH.id - Kembali melakukan hubungan suami istri setelah terkena stroke memang tak mudah.

Menurut laman strokefoundation.org.au, stroke dapat mengubah perasaan, cara kerja, dan perasaan penyandangnya tentang diri sendiri.

Hal ini juga dapat memengaruhi hubungan seksual penyandang stroke dengan pasangannya.

Meski penelitian belum menunjukkan bahwa aktivitas seksual dapat memicu stroke lebih parah.

Namun mereka pastinya perlu beradaptasi dengan perubahan fisik dan emosional yang terjadi.

Sebab perubahan tersebut dapat mempengaruhi kemampuan atau keinginan penyandang stroke untuk berhubungan sek.

Melansir laman fairview.org, berikut ini adalah masalah umum perihal hubungan seks yang dapat terjadi setelah terkena stroke dan beberapa tips cara mengatasinya.

1. Jika kita kesulitan menggunakan satu sisi tubuh, gunakan bantal untuk memposisikan.

Juga, bereksperimenlah dengan pasangan untuk menemukan posisi yang membuat kita bersamanya merasa nyaman.

Baca Juga: Ciri Fisik Wanita yang Nafsu Seksnya Tinggi Menurut Dokter dan Primbon Jawa

2. Jika kita mengalami spastisitas, bicarakan dengan ahli terapi fisik atau okupasi.

Mereka dapat mengajari kita teknik peregangan dan pemosisian khusus yang dapat membantu mengurangi spastisitas.