Find Us On Social Media :

Cara Tepat Melindungi Anak dari Penyakit Infeksi, Bukan Melarangnya Bermain

Jangan melarang anak bermain untul melindunginya dari penyakit infeksi.

Imunisasi pun menghentikan penyebaran infeksi di masyarakat dengan memberikan kekebalan kelompok.  2. Tetap berada di rumah saat sakit untuk mencegah penyebaran lebih lanjut Ketika anak sakit, apapun itu, baik batuk pilek, diare, demam, belekan, ruam-ruam, dan lain-lain walaupun ringan, mereka hendaknya tinggal di rumah, kecuali perlu berobat ke dokter.

Hal ini membantu mencegah penularan penyakit.

Selain itu anak-anak juga dapat beristirahat dengan baik sehingga pemulihannya bisa lebih cepat.

Perlu diingat bahwa infeksi dapat menular beberapa hari sebelum gejala muncul dan sesudah gejala hilang. Pastikan anak sudah pulih baru beraktivitas Kembali.

Baca Juga: Pembelajaran Tatap Muka Bisa Ditunda Jika Kasus Hepatitis Akut Misterius Meningkat, IDAI Ingatkan Mual dan Muntah Bukan Satu-Satunya Gejala

 3. Menghindari kerumunan, tempat yang terlalu ramai dan sirkulasi yang buruk

Ada beberapa penyakit yang gampang sekali ditularkan jika suasana terlalu padat dan sirkulasi udara buruk.

4. Menjaga Kebersihan - Salah satu cara sederhana namun penting untuk membantu mencegah penyebaran infeksi adalah mencuci/membersihkan tangan.

Cuci/Bersihkan tangan sebelum makan, setelah menggunakan kamar mandi, dan setelah menyentuh benda apa pun yang mungkin mengandung banyak kuman.

Sejak dini, orangtua dapat mengajarkan anak untuk membersihkan tangan dengan sabun dan air atau dengan pembersih tangan berbasis alkohol.

- Mengeringkan tangan dengan benar setelah mencucinya juga penting karena tangan yang masih lembab dapat menyerap lebih banyak kuman daripada tangan yang kering.

Mengeringkan tangan juga dapat membantu menghilangkan kuman yang tidak terbilas selama mencuci tangan. Gunakan handuk bersih untuk mengeringkan tangan.