Find Us On Social Media :

Pertolongan Pertama Pada Gejala Stroke, Selamatkan Pasien dari yang Tak Diinginkan

Pertolongan pertama pada gejala stroke.

GridHEALTH.id - Stroke muncul tidak tiba-tiba.

Stroke muncul diawali dengan gejala stroke terlebuh dahulu.

Tapi sayang tidak banyak orang yang tahu gejala stroke itu seperti apa.

Padahal saat gejala stroke muncul dan dilakukan pertolongan pertama, pasien bisa terhindar dari hal yang tidak diinginkan. Semisal lumpuh atau meninggal dunia.

Untuk itu, penting bagi kita mengetahui pertolongan pertama pada gejala stroke.

Gejala stroke dikenal dengan istilah FAST. Face (Wajah): Salah satu sisi mulut atau wajah terlihat turun sebelah atau tidak simetris.Arms (Lengan): Salah satu lengan mati rasa atau lemah. Atau jika kedua tangan diangkat, salah satu tangan terlihat lebih turun dari lengan satunya.Speech (Bicara): Sulit berbicara atau tidak berbicara tidak jelas atau bahkan tidak dapat berbicara.

Baca Juga: Titik Pijat Mengatasi Sakit Gigi, Cara Pengobatan Tradisional Cina

Time (Waktu): Segera cari pertolongan medis.Pertolongan Pertama pada Gejala Stroke.

Apa yang jarus dilakukan dalam memberikan pertolongan pertama pada gejala stroke?

Berikuti tips pertolongan pertama pada gejala stroke, dilansir dari artikel yang ditinjau oleh Rezy Sesareza, Sp.S, Dokter Spesialis Saraf, Siloam Hospitals Bekasi Timur, yang tayang di laman siloamhospitals.com (19/05/2022).1.   Perhatikan Gejala yang Muncul dan Kondisi PenderitaPastikan lebih dulu gejala apa yang muncul berdasarkan FAST. Selain itu, perlu waspada terhadap kondisi lain seperti tiba-tiba pusing, tiba-tiba tidak bisa melihat, atau sakit kepala yang sangat hebat.Umumnya, stroke menyebabkan penderita kehilangan keseimbangan diri dan jatuh. Lihat apakah orang tersebut dalam kondisi sadar atau tidak, apakah saat jatuh mengalami benturan di kepala atau tidak.Sebagian masyarakat juga memiliki pemahaman yang salah seperti stroke dapat disembuhkan dengan dipijat, mengeluarkan darah dari telinga penderita, atau menusukkan jarum ke bagian tubuh yang mengalami stroke.

Jangan lakukan hal ini karena stroke harus ditangani oleh tenaga medis profesional di rumah sakit.

2.   Periksa Pernapasan