Find Us On Social Media :

2 Faktor Alam yang Bisa Menyebabkan Tekanan Darah Berubah, Perlu Diwaspadai!

Di saat cuaca dingin, tekanan darah cenderung berubah lebih tinggi.

GridHEALTH.id - Sebuah penelitian besar yang melibatkan lebih dari 40.000 orang secara meyakinkan menunjukkan bahwa perubahan musim memiliki dampak langsung pada tekanan darah relatif seseorang.

Apa yang peneliti temukan adalah bahwa tekanan darah umumnya lebih baik di musim panas dan lebih sedikit di musim dingin terlepas dari bagian dunia, ketinggian, atau iklim tempat seseorang tinggal.

Studi ini menemukan bahwa pembacaan tekanan darah lebih tinggi di musim dingin daripada di musim panas di semua kota yang diteliti.

Menurut portal kesehatan Mayo Clinic, berada di cuaca panas ataupun di bawah cahaya matahari dalam waktu yang lama dapat menurunkan tekanan darah.

Menurut ahli, tekanan darah umumnya akan meningkat di musim dingin dan menurun di musim panas. Suhu yang lebih tinggi (panas) menyebabkan pembuluh darah melebar atau membesar, sementara tubuh mencoba menurunkan suhu internalnya.

Hal tersebut menyebabkan tersisanya banyak ruang kosong di arteri dan vena, sehingga tekanan darah menurun. Sementara itu, suhu yang rendah menyebabkan pembuluh darah menyempit. Kondisi tersebut meningkatkan tekanan darah, karena semakin banyak juga tekanan yang dibutuhkan untuk mendorong darah lewat pembuluh darah. Jadi, tekanan darah memang bisa dipengaruhi oleh perubahan pola cuaca secara tiba-tiba. Tubuh dan pembuluh darah bisa bereaksi secara tiba-tiba terhadap perubahan iklim, kelembapan, tekanan udara, bahkan angin yang drastis.Misalnya, tekanan darah musim dingin lebih tinggi di Minnesota dan Arizona. Jadi fluktuasi tekanan darah tampaknya tidak terkait dengan perubahan yang nyata dari suhu panas ke dingin.Namun menurut ahli, perubahan tekanan darah akibat cuaca lebih umum menyerang orang berusia 65 tahun ke atas. Selain itu, ahli mengingatkan bahwa kenaikan berat badan dan penurunan aktivitas fisik selama musim dingin bisa meningkatkan tekanan darah.

Para peneliti berspekulasi bahwa tekanan darah musim dingin yang lebih tinggi mungkin terkait dengan hari-hari yang lebih pendek, aktivitas yang lebih sedikit, atau penambahan berat badan selama bulan-bulan musim dingin, atau mungkin dengan faktor-faktor yang sama sekali tidak diketahui.Penelitian lain menunjukkan bahwa iklim yang lebih hangat dapat mendorong tekanan darah lebih rendah.

Baca Juga: Acar dan Tomat Kalengan, Sayuran yang Dilarang untuk Penyandang Hipertensi

Baca Juga: Bye Bye Nyeri Haid! Lakukan Ini Pada 4 Titik Pijat Akupresur Untuk Redakan Sindrom Menstruasi

Apa yang telah kita pelajari adalah bahwa fluktuasi tekanan darah berubah dengan cepat jika seseorang berpindah dari iklim yang lebih hangat ke iklim yang lebih dingin dan, sebaliknya, lebih lambat jika berpindah dari iklim yang lebih dingin ke iklim yang lebih hangat.

Belum ada yang yakin mengapa ini terjadi. Salah satu faktor yang mendasari mungkin terkait dengan perubahan diameter pembuluh darah.

Pembuluh darah selalu menyusut saat mendingin, sehingga orang yang menghabiskan lebih banyak waktu di iklim yang lebih dingin memiliki lebih banyak paparan cuaca yang dapat memicu efek ini. Seiring waktu, ini dapat menyebabkan sedikit peningkatan tekanan darah.Para ilmuwan juga menyarankan bahwa iklim yang lebih dingin cenderung lebih gelap dan bahwa perubahan terkait dalam produksi Vitamin D (terkait langsung dengan paparan sinar matahari) mungkin berperan.