Find Us On Social Media :

6 Jenis Sayuran yang Tidak Boleh Dimakan Penderita Asam Urat

Kembang kol jadi salah satu sayuran yang tidak boleh dimakan penyintas asam urat

GridHEALTH.id - Lebih waspada, inilah sayuran yang tidak boleh dimakan penderita asam urat.

Asam urat merupakan penyakit radang sendi yang terjadi ketika kadar asam urat tinggi dalam darah.

Penyakit asam urat dapat memengaruhi sendi mana pun di tubuh, tetapi sering kali kambuh pertama kali muncul di jempol kaki.

Juga bisa muncul di kaki, pergelangan kaki, lutut, dan siku juga merupakan tempat umum asam urat.

Kondisi ini menyebabkan kristal terbentuk dan menumpuk di dalam dan sekitar sendi.

Tahu kah, asam urat diproduksi ketika tubuh memecah kimia yang disebut purin

Nah purin selain diproduksi oleh tubuh juga masuk dari makanan tertentu.

Jadi bisa dibayangkan, jika penyintas asam urat yang mempunyai masalah mengeluarkan purin mengonsumsi makanan tinggi purin apa yang terjadi.

Tentu penyintas asam urat akan merasa sakit di bagian sendri tertentu.

Kembang kol

Kembang kol dikenal sebagai sayuran yang padat nutrisi.

Secara alami, kembang kol memiliki kandungan vitamin C dan sumber folat yang baik.

Batasan mengonsumsi kembang kol yang disarankan adalah 85 gram dan tidak boleh terlalu sering mengonsumsinya.

Sebagai pengganti kembang kol, akan lebih aman jika mengonsumsi brokoli, karena sayuran berwarna hijau ini memiliki kadar purin yang rendah.

Bayam

Bayam adalah jenis sayuran yang mudah didapat, murah, dan gampang diolah.

Meski mengandung zat besi yang baik bagi tubuh, bayam rupanya juga tidak disarankan untuk dikonsumsi berlebihan bagi penyintas asam urat.

Bayam diketahui mengandung purin dalam jumlah sedang. Ketika dikonsumsi berlebihan maka dampaknya bisa memicu asam urat melonjak.

Baca Juga: Cari Tahu Cara Membedakan Nyeri Asam Urat dengan Rematik di Sini!

Kacang polong

Kacang polong sering dijumpai dalam sajian tumis-tumisan.

Jenis sayuran renyah yang satu ini juga tidak disarankan untuk dikonsumsi berlebihan.

Batasan konsumsi yang aman adalah 85 gram dan tidak lebih dari lima kali dalam seminggu.

Asparagus

Baik asparagus segar maupun asparagus kalengan mengandung purin yang sedang.

Batasan konsumsinya disarankan tidak lebih dari 85 gram dalam sehari dan tidak lebih dari lima kali dalam seminggu.

Meski begitu, mengonsumsi asparagus sebagai sumber vitamin B-6, E dan C juga dapat dijadikan sebagai pola makan yang sehat.

Caranya yang paling aman adalah dengan mengombinasikan asparagus dengan sayuran lain seperti bawang-bawangan atau okra.

Itulah beberapa jenis sayuran yang tidak boleh dimakan ppenyintas asam urat.(*)

Baca Juga: Ternyata Mudah! 5 Cara cepat Turunkan Asam Urat di Kaki, Alami