Find Us On Social Media :

8 Manfaat Buah Srikaya yang Ajaib Tak Banyak Diketahui, Cegah Kanker!

Manfaat buah srikaya bisa cegah dan obati kanker

GridHEALTH.id - Buah srikaya tumbuh subur di Indonesia. Harganya pun murah dan mudah didapatkan dipenjual buah.

Tapi sayang dari 8 manfaat buah srikaya untuk kesehatan, masih jarang diantara kita yang mengetahuinya.

Padahal buah srikaya ini mujarab dikonsumsi ibu hamil, sebab bisa mengurangi morning sickness, membantu pencernaan, membangun syaraf janin, dan masih banyak lagi lainnya.

Selain itu buah srikaya yang rasanya manis ini, dalamnya mirip buah sirsak, bermanfaat cegah kanker, obati peradagangan, hingga menurunkan tekanan darah tinggi.

Baca Juga : Dulu Dibuang, Kini Ceplukan Alias Physalis Peruviana Buah dengan Harga Selangit dan Bisa Sembuhkan Berbagai Penyakit!

Untuk lebih jelasnya simak paparan berikut yang dilansir dari panganku.org:

1. Membantu pencernaan

Dilansir dari data komposisi pangan Indonesia, dalam 100 gr srikaya mengandung 28 mg vitamin C yang dapat membantu proses pencernaan ibu hamil.

Srikaya dapat membantu permasalahan pecernaan ibu hamil seperti memudahkan buang air besar, menurunkan kemungkinan sembelit, dan masalah pencernaan lainnya.

Baca Juga : Hamil 5 Bulan, Si Tomboy Popi Sovia Mulai Ubah Kebiasaan Hobi Bermotor Dengan Berenang

2. Mengurangi morning sickness

Selain itu, kandungan vitamin B6 yang sangat baik pada srikaya membantu ibu hamil mencegah morning sickness atau mual selama kehamilan.

3. Membangun saraf janin

Kandungan karoten yang tinggi dalam buah srikaya penting untuk perkembangan janin.

Konsumsi srikaya secara teratur saat hamil pun bisa bermanfaat untuk membangun saraf janin, otak, dan sistem kekebalan tubuh.

Baca Juga : Ibu Hamil Sering Mual? Berikut 10 Tips Meredakan Morning Sickness

Selain itu, kandungan karoten atau vitamin A sangat penting untuk kesehatan mata, kulit, dan rambut.

4. Menguatkan tulang dan mengurangi nyeri

Kandungan kalsium sebesar 127 mg dalam 100 gr srikaya dapat membantu penguatan tulang ibu hamil.

Selama hamil, sering kali ibu hamil merasakan nyeri dan sakit pada beberapa bagian tubuh karena perubahan bentuk tubuh yang mulai membesar.

Hal ini dapat mencegah mengurangi rassa sakit dan nyeri pada tulang dan badan selama masa kehamilan.

Bahkan srikaya dapat membantu dalam perkembangan kulit yang sehat, tendon, dan pembuluh darah di janin.

5. Membantu sistem pernapasan

Menurut hasil penelitian di College of Medicine, University of Lago, Nigeria menyatakan bahwa srikaya yang mengantung karoten dapat membantu mengatur sistem pernapasan selama kehamilan.

Baca Juga : Pijat Sembarangan, Wanita Hamil 6 Bulan Ini Keguguran dan Koma Berminggu-minggu

Baca Juga : Masih Ingat Dian Pramana Poetra? Sebelum Meninggal Karena Leukemia Dirinya Curhat di Instagram Tentang Penyesalan Gaya Hidupnya Semasa Sehat 

6. Menurunkan tekanan darah tinggi

Ibu hamil yang rentan terserang darah tinggi saat kehamilan atau biasa disebut dengan preeklamsia ternyata dapat mencegahnya dengan mengonsumsi srikaya saat hamil.

Hasil penelitian dari Federal University of Technology, Nigeria menyebutkan sirsak telah digunakan selama berabad-abad di sana untuk mengobati hipertensi, karena kandungan antiksidan fenol dalam buah srikaya yang dapat membantu pencegahan tekanan darah tinggi.

Baca Juga : Efek Preeklamsia di Kehamilan Kedua Winda Viska, Kini Komplikasi Kehamilan Tersebut Serang Ginjalnya

7. Anti peradangan

Hasil penelitian dari University of Malaya, Kuala Lumpur menyebutkan bahwa kemampuan untuk mengobati peradangan pada buah srikaya memang terbkti ampuh, dan dapat digunakan untuk menghilangkan radang sendi.

Selain efek anti-inflamasi atau anti peradangan, srikaya juga dikenal karena efek analgesik atau mengatasi nyeri.

8. Mencegah kanker

Menurut sebuah penelitian, srikaya adalah obat kanker yang terbukti untuk sebagian besar jenis penyakit.

Baca Juga : Aura Kasih Buka Suara Hamil 4 Bulan, Hindari Stres Dari Omongan Orang

Dalam penelitian lain di India yang dilakukan pada berbagai garis sel, daun srikaya menunjukkan penghambatan sel 80% untuk menghambat senyawa berbahaya dalam sel kanker. (*)