Find Us On Social Media :

Hamil Anggur Memang Mirip Anggur, Penyebabnya Kekurangan Protein

Hamil anggur kehamilannya memang mirip anggur. Salah satu penyebabnya kekurangan protein.

Pertama, complete mole (mola klasik), yaitu kehamilan yang seluruhnya palsu karena janin sama sekali tidak terbentuk.

Kedua, partial mole, yakni janin sempat tumbuh namun tidak sempurna (tidak normal).

Untuk kasus yang terakhir, umumnya janin sempat hidup hingga 1 bulan. Bahkan ada pula yang hingga beberapa bulan atau hingga menjelang persalinan.

Untuk diketahui, perkembangan hamil anggur biasanya lebih cepat dari normal, sehingga besar rahim lebih dari usia kehamilan. Gejala lainnya adalah:

Baca Juga : Meninggal Setelah Makan Mie Rebus, Benarkah Kandungan MSG di Dalam Mie Dapat Sebabkan Kematian?

-Terjadi mual-muntah hebat (hiperemesis gravidarum) dan sakit kepala.

-Muncul perdarahan dari vagina, bisa sangat banyak bisa juga hanya sedikit. Umumnya terjadi pada minggu ke-12 sampai ke­14 kehamilan.

-Kadang-kadang tekanan darah ibu meninggi yang merupakan gejala awal preeklamsia (hipertensi dalam kehamilan). Biasanya terjadi lebih awal, di bawah usia 20 minggu.

-Saat dilakukan pemeriksaan, USG misalnya, tak ditemukan adanya degup jantung janin.

-Jika hormon tiroid ibu diperiksa, biasanya mengalami peningkatan. Kemudian di dalam air seni biasanya ditemukan kadar protein yang tinggi.

Jika ibu rutin memeriksakan kehamilan ke dokter kandungan biasanya kehamilan anggur bisa dideteksi dini. Pasalnya, saat berkonsultasi dokter akan memeriksa kondisi kehamilan ibu, entah melalui pemeriksaan dalam, USG, atau lainnya.

Baca Juga : Terlalu Sering Makan Mi Instan Memang Bahaya, Tapi Begini Cara Memasaknya Untuk Kurangi Risiko Kesehatannya!