Find Us On Social Media :

5 Keluhan Ringan yang Merupakan Tanda Awal Penyakit Jantung Menyerang

By Gazali Solahuddin, Selasa, 10 Desember 2019 | 10:18 WIB

5 keluhan ringan yang jika disikapi serius kita bis alolos dari penyakit jantung.

GridHEALTH.id - Di Indonesia berdasarkan data Riskesdas 2013, jenis penyakit jantung dan pembuluh darah yang banyak terjadi adalah karena penyakit jantung koroner (PJK).

Menurut Mayo Clinic, penyakit jantung merupakan penyakit yang diakibatkan karena adanya gangguan pada jantung sehingga tidak bisa berfungsi dengan baik.

Baca Juga: Kebiasaan Tak Sarapan Pagi Ternyata Bisa Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung dan Diabetes

Ada banyak jenis dari penyakit yang satu ini diantaranya penyakit aritmia, kongenital atau cacat jantung bawaan, endokarditis, katup jantung, dan koroner.

Penyakit jantung masih menempati urutan pertama penyakit mematikan di dunia.

Baca Juga: Pedangdut Kelas Atas Ikuti Tren Viralkan Percobaan Bunuh Diri, Pengakuan Akhirnya Sungguh Mengejutkan, Memangnya Cari Perhatian?

Dikenal sebagai 'silent killer' penyakit jantung bisa menyerang siapa dan di mana saja.

Yang lebih mengejutkan, penderita penyakit jantung kian bertambah setiap harinya.

Berdasarkan Data Studi Beban Penyakit yang dipublikasikan dalam jurnal The Lancet pada 2016 menyebutkan, sebanyak 54,7 juta orang meninggal di seluruh dunia.

Dari jumlah itu, hampir tiga perempatnya, sekitar 72,3%, dikarenakan serangan jantung, stroke, dan kanker.

Baca Juga: Hamil di Usia 19 Tahun, Mahasiswi Ini Lepar Bayi Baru Lahir dari Lantai 5 Asramanya

Bila dilihat ke belakang, angka tersebut meningkat sebesar 16% atau 5,5 juta orang.

Dengan tingginya risiko serangan jantung, maka kita perlu mengetahui gejala awal penyakit ini.

Inilah 5 gejala awal serangan jantung.

Dan ini adalah keluhan ringan pada tubuh yang kerap diabaikan.

Setelah mengetahuinya hendaklah menyikapi dengan serius 5 keluhan ringan ini.

Supaya terbebas dan terhindar penyakit jantung yang mematikan.

Baca Juga: Pernah Dilengserkan Selingkuhan Ari Ashkara, Pramugari Cantik Jebolan Ajang Pencari Sekaligus Mantan Anggota Paskibra Ini Beberkan Rahasia Kecantikan nan Menyehatkan

Baca Juga: Miliki Sabu Hampir 10 Kg hingga Tergolong dalam Jaringan Internasional, Istri Zul Zivilia Histeris Suaminya Dituntut Penjara Seumur Hidup

1. Nyeri perut

Gejala serangan jantung juga bisa menyebabkan masalah perut, seperti mual, muntah atau perut tegang. Terutama terjadi pada wanita.

"Ini bisa saja karena makanan yang diasup."

"Tapi bisa juga karena serangan jantung, jadi cobalah hubungi dokter," kata Dr. Rosen.

2. Sakit punggung, lengan, atau dada

Pada laman MyHeartSisters.org dijelaskan, sel otot jantung mulai kehabisan oksigen selama serangan jantung karena pembuluh darah tersumbat, darah yang mengangkut oksigen pun terhalang.

Sinyal sakit kemudian dikirim melalui sistem syaraf. Otak kita mungkin akan bingung perihal asal sinyal tersebut karena kedekatan syaraf.

Sehingga bisa saja sakit tersebut terasa di bahu, siku, punggung atas, rahang, atau leher.

Karena sakit itu sering kali tidak diikuti rasa berat di dada yang diasosiasikan sebagai serangan jantung, maka banyak orang mengabaikannya.

"Beberapa pasien mengatakan sakit tersebut hanya terasa saat berolahraga. Jadi, mereka berasumsi sakit itu datang karena olahraga, padahal tidak," ujarnya.

Baca Juga: Viral Ibu Muda Asal Medan Meninggal Setelah 15 Hari Lahirkan 3 Bayi Kembar, Ternyata Ini Risiko Pasca Persalinan

Baca Juga: Oh Ternyata Hal Ini yang Membuat Wanita Susah Mendapatkan Kepuasan Bercinta di Ranjang, Masalahnya Ternyata Sepele

3. Napas pendek

Jika napas pendek terjadi saat kita berada di penerbangan atau naik tangga, maka hal itu lumrah.

Namun, jika kita merasakan dirimu tiba-tiba termegap-megap mencari udara, maka itu bisa menjadi sinyal serangan jantung.

Annapoorna Kini, MD, dari The Mount Sinai Hospital menambahkan, jika nafas pendek tersebut terjadi saat bangun tidur, itu juga bisa menjadi sinyal ada hal yang tidak beres.

Menurut MayoClinic.com, jantung mengambil peran kunci dalam mengalirkan oksigen ke seluruh tubuh dan mengeluarkan karbon dioksida dari jaringan.

Sehingga, aliran darah yang terhambat bisa berdampak pada cara kita bernafas.

4. Nyeri dada atau sendawa

Jika kamu merasakan nyeri dada sesekali kambuh setelah makan berat, hal itu tak perlu dikhawatirkan.

Namun, jika nyeri dada terjadi di luar kebiasaan dan rasanya sangat mengganggu, hubungi dokter karena itu bisa jadi adalah tanda serangan jantung.

Gastroenterologis Ryan Madonick menjelaskan kepada Health.com, nyeri dada seperti terbakar disebut Angina.

Angina disebabkan kurangnya aliran darah ke jantung dan menyebabkan serangan jantung terjadi.

Baca Juga: Tips Mengatasi Sembelit, Dari Konsumsi Buah Hingga Minum Bakteri

Baca Juga: Boroknya Ari Askhara Kembali Terungkap, 8 Awak Kabin Disebut Jadi Korban Hingga Diopname.

5. Kelelahan

Menurut Kardiolog di Northwell Health, Dr. Stacey E. Rosen, MD, kelelahan adalah salah satu gejala umum penyakit jantung. Terutama terlihat pada pasien perempuan.

Dilansir dari laman WebMD, selama serangan jantung terjadi, aliran darah ke jantung menurun. Sehingga otot jantung mengalami ketegangan ekstra yang akan membuat kita kelelahan.

"Selama 25 tahun praktik, saya melihat orang-orang yang mengalami serangan jantung melaporkan mereka mengalami kelelahan dan tidak bisa beraktivitas normal," ujar Dr. Rosen.

Jika Anda mengalaminya dan khawatir tanda tersebut adalah gejala penyakit jantung, lakukanlah tes aktivitas jantung dengan Electrocsrdiogram (EKG).(*)

 

(Artikel ini sudah tayang di Nova.id dengan judul: Berikut 5 Gejala yang Tanpa Disadari Menjadi Penanda Awal Serangan Jantung, Salah Satunya Sendawa)