Find Us On Social Media :

Berantas Stunting: Dokter Spesialis Anak Jelaskan Mengapa Malnutrisi Anak Rentan Terjadi

By Soesanti Harini Hartono, Sabtu, 25 Januari 2020 | 16:10 WIB

Anak rentan mengalami nutrisi saat memasuki 6 bulan dimana terjadi peralihan antara ASI dan MPASI.

GridHEALTH.id - Penyebab stunting atau kondisi anak pendek yang paling umum adalah malnutrisi

Baca Juga: Berantas Stunting: Kementerian Kesehatan Siapkan 5 Pilar Penanganan Stunting di Indonesia

Malnutrisi terjadi ketika anak tidak mendapatkan gizi yang tepat. Hal tersebut dapat menggambarkan status gizi yang bisa jadi kekurangan atau kelebihan.

Malnutrisi dapat menyerang seseorang di segala usia. Namun malnutrisi anak rentan terjadi karena bayi dan anak-anak membutuhkan kalori dan zat gizi untuk pertumbuhan serta perkembangannya.

Dokter spesialis anak Ria Yoanita dari Rumah Sakit Evasari Awal Bros Jakarta mengatakan bahwa sebenarnya masalah gizi pada anak di Indonesia itu masih cukup tinggi.

“Masalah gizi terbagi menjadi gizi obesitas (gizi lebih), gizi kurang maupun gizi buruk. Oleh karena itu sebetulnya ibu atau orangtua harus sadar akan status gizi pada anak mereka. Karena itu dibutuhkan pemeriksaan antropometri secara berkala,” katanya dikutip dari situs awalbros.com.

Walaupun bisa ditangani, anak-anak yang memiliki kekurangan gizi akan memiliki efek jangka panjang seperti gangguan pertumbuhan dan perkembangan otak.

Baca Juga: Waspada, Pria Lebih Rentan Terkena Kanker Hati Karena Alasan Ini

Untuk itu makanan yang bergizi seimbang sangat diperlukan oleh tubuh terutama pada fase pertumbuhan anak.