Find Us On Social Media :

4 Cara Mencegah Kutu di Rambut Kemaluan yang Sering Mengganggu

By Soesanti Harini Hartono, Jumat, 14 Februari 2020 | 18:12 WIB

Kutu rambut kemaluan tumbuh sekitar 1,6 milimeter. Mereka sering dijuluki "kepiting" karena dua kaki depannya memiliki cakar yang mirip dengan crustacea.

 

GridHEALTH.id - Mirip dengan kutu kepala dan kutu tubuh, kutu kemaluan (juga dikenal sebagai kepiting atau kepiting) adalah serangga parasit yang pipih, tidak bersayap, parasit yang hidup dari darah untuk bertahan hidup.

Baca Juga: 4 Cara Mengusir Kutu di Rumah, Wajib Dibasmi Karena Membawa Penyakit

Kutu kemaluan (Pthirus pubis) tidak dapat terbang atau melompat, dan terutama ditemukan di area kemaluan atau kelamin manusia.

Tetapi kadang-kadang, kutu kemaluan juga menetap di area lain dari rambut tubuh kasar, seperti kumis, jenggot, ketiak, dan alis.

Penting untuk dicatat bahwa kutu kemaluan pada alis atau bulu mata anak-anak dapat mengindikasikan paparan atau pelecehan seksual. 

 

Seperti kutu lainnya, kutu kemaluan muncul dalam tiga tahap: telur (atau nit), nimfa, dan kutu dewasa. Telur kutu kemaluan berwarna oval dan berwarna kuning hingga putih. Mereka sangat kecil dan bisa sulit dilihat, terutama karena mereka menempel kuat pada batang rambut kemaluan.

Kutu kutu kemaluan menetas menjadi nimfa setelah sekitar 6 sampai 10 hari kehamilan. Nimfa hanyalah kutu yang belum matang, dan meskipun terlihat seperti kutu kemaluan orang dewasa, kutu ini lebih kecil dan akan memakan waktu dua hingga tiga minggu lagi untuk menjadi dewasa.

Baca Juga: Ini Dia Panduan Singkat Cara Hilangkan Luka Sariawan di Bibir

Setelah tumbuh dewasa, kutu kemaluan berwarna cokelat atau putih keabu-abuan, memiliki enam kaki, dan makan dari darah manusia.