Find Us On Social Media :

Asyik Sabung Ayam Saat Covid-19, Sekelompok Pria Paruh Baya Kocar-Kacir Saat Diserbu Satpol PP

Warga Tangerang yang dibubarkan Satpol PP setelah nekat sabung ayam saat pandemi virus corona (Covid-19).

GridHEALTH.id - Entah apa yang ada dipikiran sekelompok bapak-bapak di Tengerang ini.

Dimana mereka kedapatan berkerumun mengadakan sabung ayam di saat Indonesia dilanda pandemi virus corona (Covid-19).

Hal ini tentu sangat disayangkan, sebab mereka tak menghiraukan anjuran pemerintah untuk melakukan physical distancing.

Padahal menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), physical distancing atau jaga jarak fisik sangat penting dilakukan.

Sebab virus corona dapat menular dengan cepat saat seseorang melakukan kontak langsung dan dekat orang yang terinfeksi.

Apalagi Tangerang menjadi salah satu zona merah Covid-19 lantaran berbatasan langsung dengan DKI Jakarta yang memiliki kasus virus corona terbanyak di Indonesia.

Baca Juga: Gara-Gara Covid-19, KUA di Jember LockDown, Pernikahan Ditangguhkan

Baca Juga: Puasa Ramadan Kesempatan Bagi Penderita Darah Tinggi Hidup Normal

Dilansir dari TribunJakarta (12/4/2020), dilaporkan bahwa ada sekelompok bapak-bapak berkerumun tanpa mempertikam physical distancing di Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang.

Tak lama petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang yang patroli mendapati kerumunan bapak-bapak tersebut.

Alhasil puluhan pemilik ayam yang kebanyakan pria paruh baya itu kocar-kacir saat para petugas Satpol PP menghampirinya.

Baca Juga: Olla Ramlan; Tak Ada Lagi yang Bisa Disombongkan dan Dibanggakan

Menurut Kepala Bidang Gakumda, A. Ghufron Falfeli, sekelompok bapak-bapak tersebut diketahui membawa ayam dengan tempat khusus untuk melakukan sabung ayam.

"Pada saat dilakukan patroli didapati kerumunan banyak orang yang membawa ayam dengan tempat khusus, beberapa di antaranya sudah melakukan kegiatan sabung ayam," ujar Ghufron.

Ia mengatakan pihaknya hanya membubarkan para sabung ayam tersebut.

"Dilakukan pembubaran oleh anggota gakumda dan mensterilkan lokasi, tetapi untuk yang lain mengaku hanya sebagai penjual ayam potong," ujar Ghufron.

Baca Juga: 1 Keluarga di Palu Sulteng Positif Covid-19, Usai Mengikuti Kegiatan Keagamaan di Gowa

Meski begitu ia mengaku Satpol PP akan terus melakukan sosialisasi dan pembubaran kepada masyarakat yang melakukan kegiatan berkumpul di Kota Tangerang.

"Terutama untuk kegiatan negatif seperti sabung ayam ini, apalagi kalau sudah masuk ranah judi pasti itu kita bubarkan," jelasnya.

Ghufron mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk mematuhi imbauan dari pemerintah terkait physical distancing.

Baca Juga: Menkes Terawan Tolak Pengajuan PSBB di Palangka Raya, Warganet Geram: 'Kapan Dicopot Pak Jokowi?'

Pasalnya hal tersebut untuk kebaikan seluruh masyarakat Kota Tangerang.

"Jika tidak diperlukan untuk keluar rumah, maka sebaiknya di rumah saja, jika pun terpaksa harus bekerja ke luar rumah maka harus menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta memakai masker kain," tutupnya.(*)

Baca Juga: Sempat Tangani Pasien Covid-19, IGD RS Ibnu Sina Bukittinggi Ditutup, 12 Tim Medis Jalani Isolasi Diri

 #berantasstunting #hadapicorona