Find Us On Social Media :

Vaksin Covid-19 Pertama di Dunia 12 Agustus Diregistrasi, Biaya Ditanggung Pemerintah, Hal itu Disampaikan Wakil Menkes Rusia

Ilustrasi vaksin virus corona pertama di dunia didaftarkan Rusia pada 12 Agustus 2020 mendatang.

GridHEALTH.idVaksin Covid-19 Pertama di Dunia 12 Agustus Diregistrasi, Biaya Ditanggung Pemerintah, Hal itu Disampaikan Wakil Menkes Rusia

Rusia dilaporkan pada 12 Agustus 2020 mendatang akan mendaftarkan vaksin virus corona pertama di dunia. Biaya ditanggung pemerintah Rusia.

Baca Juga: Setiap 7 Menit 1 Orang Meninggal Karena Virus Corona, Ini Fakta!

Perlombaan dunia membuat vaksin virus corona akhirnya dipecahkan oleh Rusia.

Pemerintah Rusia siap mendaftarkan vaksin virus corona buatan mereka.

Dilansir dari rt.com pada Sabtu (8/8/2020), Gamelei Center di Moskow dilaporkan dapat mendaftarkan vaksin virus corona pertama di dunia pada 12 Agustus 2020 mendatang.

Hal ini dikatakan oleh Wakil Menteri Kesehatan Rusia, Oleg Gridnev kepada petugas medis dan lansia akan diberikan prioritas untuk imunisasi.

Baca Juga: Sayuran Organik Jelas Lebih Sehat, Ini Panduan dan Cara Memilih

Baca Juga: Kasus Virus Corona Tembus 115 Ribu, Paranormal Kondang Ini Beri Peringatan bagi Penduduk Indonesia: 'Hati-hati Ya'

Menteri senior di departemen itu, Mikhail Murashko, mengumumkan pada Minggu lalu bahwa program vaksinasi massal nasional direncanakan akan dimulai pada bulan Oktober 2020.

Murashko menambahkan, semua biaya akan ditanggung oleh pemerintah Rusia.

"Pendaftaran vaksin yang dikembangkan di Gamelei Center akan dilakukan pada 12 Agustus," kata Gridnev pada Jumat (7/8/2020) pagi.

“Sekarang kami memasuki tahap terakhir. Sementara tahap ketiga sedang berlangsung."

Baca Juga: Banyak Klaim Obat Covid-19, WHO Tegaskan; Mungkin Tak Pernah Ada Obat Untuk Atasi Corona

"Ini adalah bagian pengujian dan sangat penting. Kita harus memahami bahwa vaksin itu sendiri harus aman."

Kementerian Kesehatan melaporkan bahwa uji klinis formula vaksin tersebut dimulai di Universitas Sechenov Moskow pada 18 Juni.

Dalam sebuah penelitian yang melibatkan 38 sukarelawan, formula tersebut lolos protokol keamanan.

Baca Juga: Herb.Cov Temuan Prof Hadi Pranoto Vs Koktail Anti Bodi yang Siap Masuk Uji Klinis di Inggris

Baca Juga: 20 Penyebab Impotensi Pada Pria, Kenali dan Hindari Sejak Dini Faktor Pemicunya

Teknologi di balik vaksin Rusia ini didasarkan pada adenovirus, flu biasa.

"Dibuat secara artifisial, protein vaksin mereplikasi protein Covid-19, memicu respons kekebalan yang mirip dengan yang disebabkan oleh virus corona itu sendiri," kata Tarasov.

Dengan kata lain, imunisasi mirip dengan bertahan hidup dari virus, tetapi tanpa risiko yang mengancam nyawa.

Kirill Dmitriev, kepala dana kekayaan kedaulatan Rusia, yang mendanai penelitian tersebut, menjelaskan bahwa engalaman Rusia dalam mengerjakan pengobatan untuk Ebola dan MERS memberi para ilmuwan keuntungan dalam menanggapi pandemi saat ini.

Baca Juga: 5 Manfaat Buah Sukun yang Kini Sulit Detemui, Salah Satunya untuk di Masa Pandemi Covid-19

Baca Juga: Seorang Tenaga Kesehatan Ditangkap Polisi Usai Lakukan Tes Swab untuk Covid-19 di Organ Intim Wanita

Vadim Tarasov, seorang ilmuwan top di Sechenov, mengatakan Rusia memiliki awal yang baik karena telah menghabiskan 20 tahun terakhir untuk mengembangkan keterampilan dalam hal ini.

"Rusia mencoba memahami bagaimana virus menularkan," ucap Vadim Tarasov.

Diketahui Rusia menjadi salah satu negara yang paling parah terdampak pandemi virus corona bersama AS, Brasil, dan India.

Baca Juga: Seorang Tenaga Kesehatan Ditangkap Polisi Usai Lakukan Tes Swab untuk Covid-19 di Organ Intim Wanita

Ada 14.725 kasus kematian di Rusia dan ini merupakan yang tertinggi ke-11 di dunia, meskipun jika diukur per kapita, angka kematian menempati urutan ke-47, di bawah Jerman.

Negara-negara lain juga mengembangkan vaksin potensial mereka sendiri, terutama Inggris dan Amerika Serikat.

Bulan lalu, para peneliti di University of Oxford mengatakan formula mereka tampaknya aman dan tampaknya memicu respons imun.

Itu dibuat dari virus hasil rekayasa genetika yang bertanggung jawab untuk memberi simpanse flu biasa.

Bahkan pemerintah Inggris telah memesan 100 juta dosis.(*)

Baca Juga: Pemerintah Perbolehkan Sekolat Tatap Muka di Zona Kuning Covid-19, Masyarakat Masih Pro Kontra

#berantasstunting

#HadapiCorona 

Artikel ini telah publish di Intisari.id dengan judul; Diregistrasi Minggu Depan, Rusia Ciptakan Vaksin Covid-19 Pertama di Dunia, 'Semua Biaya Ditanggung Pemerintah'