Find Us On Social Media :

Tadinya Bagian dari Indonesia, Timor Leste Negera Termiskin di ASIA Tapi Hasil Penanganan Pandemi Covid-19 nya Lebih baik

Timor Leste sukses tengani pandemi Covid-19. O kasus kematian dan hanya 44 kasus infeksi.

GridHEALTH.ID - Tidak dinyana, wilayah yang dulunya bagian dari Indonesia, setelah jejak pendapat menjadi negara merdeka, kini terpuruk menjadi negara termiskin di ASIA.

Walau negara termiskin di ASIA, ternyata penanganan pandemi Covid-19 di negara kecil tersebut baik sekali.

Baca Juga: Lebih dari 8 Ribu Kasus Baru Covid-19, Indonesia Bakal Awali Tahun Baru dengan Kemilau Puncak Corona

Hal ini dibuktikan dari hasil kerja penanganan Covid-19 pemerintahnya.

Timor Leste hanya memiliki 44 kasus infeksi Covid-19.

Berbeda jauh dengan Indonesia saat ini, yang jumlah kasus infeksi Covid-19 nya sudah menyentuh 727 ribu kasus hingga saat ini (30 Desember 2020).

Baca Juga: Nikita Mirzani Terinfeksi Virus Corona, Pilih Karantina Mandiri dan Tak Mau Divaksin

Hal itu sampai diberitakan oleh kantor berita Al Jazeera, yang juga menyatakan tingkat kematian akibat Covid-19 di Timor Leste 0 kasus hingga Senin kemarin.

Karenanya tidak heran banyak ahli  dunia yang memuji penanganan pandemi Covid-19 di Timor Leste.

Baca Juga: Bakal Viral di Tahun Depan, Diet Pioopi 7 Hari yang Bisa Memperpanjang Usia

Pemerintah Tomor Leste menerapkan kebijakan cepat dalam penanganan pandemi Covid-19.

Pengaturan ketat di perbatasan dijalankan dengan baik di sana.

Juga menjalankan testing alias skrining pada masyarakat dengan cepat dan luas.

Baca Juga: Sering Rasakan Jantung Berdebar, Benarkah Tanda-tanda Hamil Bermasalah?

Selain itu menggerakan peningkatan fasilitas kesehatan dengan cepat, hanya selama beberapa minggu saja.

Lainnya, pemerintah Timor Leste bekerja dengan para ahli untuk cara terbaik menangani Covid-19 di negara mereka.

Menurut Michael Ryan, direktur eksekutif program Gawat Darurat Kesehatan WHO, "Sangat mengharukan jika negara yang masih rapuh dan masih berkembang untuk menjadi negara, masih memerlukan banyak dukungan eksternal, tapi dapat mendemonstrasikan mereka dapat mengendalikan penyebaran Covid-19," ujarnya.

Baca Juga: Studi: 3 Kandungan Nutrisi dalam Labu Kuning Mampu Turunkan Kadar Gula Darah, Baik Bagi Penyandang Diabetes

Untuk diketahui, menurut data World Bank, Timor Leste sekarang ini hanya memiliki pendapatan per kapita sebesar 1.560,51 Dolar pada 2019, setara dengan 2,3 Miliar Rupiah.

Selain itu, di awal 2020, Timor Leste tidak hanya menghadapi Covid-19 tapi juga krisis politik.

Menurut Mariano Ferreira yang telah bekerja sebagai peneliti untuk organisasi nirlaba La'o Hamutuk di Dili, dimana dirinya bekerja selama 12 tahun dan mengawasi operasi agensi pemerintahan di negara itu.

"Pemerintah Timor Leste segera lakukan tindakan gawat darurat seminggu setelah negara itu laporkan kasus Covid-19 pertama pada 21 Maret."

Baca Juga: 181 Juta Penduduk Indonesia Diberi Vaksin Covid-19, Menkes Budi; 'Kita Mau Mengejar Herd Immunity'

Semua aktivitas publik dan pribadi serta sarana pemerintah ditutup, perkumpulan massa tidak boleh diadakan.

Jadi saat itu semua orang merasakan jika saat itu sedang dalam kondisi darurat dan semua kembali ke kampung halaman masing-masing.

Baca Juga: Fakta dan Bukti Obat Kuat Pria di Ranjang, Bagaimana dengan yang Alami, Sama Sajakah Konsekuensinya?

Malah status darurat telah diperpanjang sampai 2 Januari dan perbatasan akan tetap ditutup untuk para warga asing kecuali penduduk lokal.

Penerbangan pun ditunda, kecuali untuk urusan pemerintah dan kemanusiaan.

Siapapun yang masuk ke negara itu harus dikarantina selama 14 hari dalam fasilitas yang diatur oleh pemerintah.

Baca Juga: 3 Ulama Positif Covid-19, Buktikan Wudhu Saja Tidak Bisa Cegah Penularan Virus Corona

Kecamatan Cova Lima, yang merupakan perbatasan dengan Indonesia biasanya ramai dengan warga Timor Leste berkumpul dengan keluarga yang ada di Indonesia.

Tapi saat pandemi dan status darurat diberlakukan, perbatasan ditutup dan karantina dilaksanakan.

"Di Cova Lima, kadang bahan makanan datang seminggu sekali. Namun hanya bahan-bahan saja yang masuk, orang-orangnya tidak boleh," ujar Domingos Gavrila Amaral, kepala Palang Merah Timor Leste di kantor Cova Lima.

Baca Juga: 4 Penyebab Nyeri Dada Di Awal Kehamilan dan Cara Mengatasinya

Sampai-sampai di perbatasan, siapapun yang masuk dari Indonesia harus dites dan dikarantina terlebih dahulu.

Mereka yang yang langsung pulang akan dilaporkan ke pemerintah.(*)

Baca Juga: Tahun Baru Disambut dengan Kabar Buruk, Menkes Budi Gunadi Prediksi Bakal Terjadi Lonjakan Kasus Covid-19

#berantasstunting

#HadapiCorona

#BijakGGL

Artikel ini telah publish di Intisari-oline.com, dengan judul; Negaranya Lebih Miskin Dari Indonesia, Timor Leste Malah Diklaim Berhasil Menangani Covid-19 Lebih Baik Daripada Indonesia, Apa Rahasianya?