Find Us On Social Media :

Lina Jubaedah Disebut Meninggal Karena GERD, Nathalie Holscher Naik Pitam

Nathalie Holscher dan Lina Jubaedah

Melihat unggahan tersebut Nathalie pun menuliskan kekesalannya.

"APA APAAN YA NI ??!! tolong orang yang udah gak ada jangan di bikin berita2 hoax !," tulis Nathalie.

"tidak bisa sembarangan naikin berita , dipikir dulu keluarga yang di tinggalkan .. jgn memanfaatkan untuk dagangan kamu," tambah Nathalie.

Geram Lina Jubaedah yang sudah lama meninggal dunia dibuat berita hoax, Nathalie Holscher meminta agar memikirkan keluarga yang ditinggalkan.

Baca Juga: 4 Alasan Mengapa Terlalu Banyak Gula Buruk Bagi Kesehatan Kita

Tampak Putri Delina juga membubuhkan tanda like untuk postingan Nathalie Holscher.

Gerd sendiri singkatan dari Gastro Esofagheal Reflux Disease.

Menurut dr. Ari F. Syam Sp.PD yang dikutip dari Kompas.com, pasien dengan GERD bisa datang karena nyeri dada dan bisa merasakan rasa panas di dada seperti terbakar (heart burn).

Dikutip dari Medical News Today, nyeri pada dada adalah salah satu gejala serangan jantung. Meskipun demikian gejala ini juga bisa terjadi pada GERD.

Gejalanya, jantung yang terasa terbakar akibat asam lambung naik hingga kerongkongan (esofagus) dan memicu peradangan.

Baca Juga: Anggap Penanganan Covid-19 di Indonesia Sudah Tepat, Jokowi Minta Pendekatan Mikro Tingkatkan Efektivitas PPKM

Penyebabnya bisa berbagai hal, misalnya mengonsumsi makanan yang mengandung tinggi lemak dan pedas.

Meski begitu, GERD dan serangan jantung adalah dua hal berbeda. Serangan jantung adalah kondisi di mana aliran darah ke otot jantung, terhambat.

Sementara GERD adalah kondisi ketika asam lambung naik ke kerongkongan, dan salah satu gejala dari kedua gangguan kesehatan itu adalah nyeri dada.

Tapi nyeri dada saat asam lambung naik diikuti dengan rasa mulas. Bahkan kadang-kadang ada sensasi terbakar yang menyakitkan pada bagian tengah dada atau tepat di belakang tulang dada.

"Setengah dari pasien yang mendapatkan serangan jantung, hanya mengalami sedikit sekali gejala khas atau bahkan tidak sama sekali," ujar spesialis jantung, Stephen Kopecky, MD dari Baltimore Naval Hospital di Amerika Serikat.(*)

Baca Juga: Sudah 5 Hari Covid-19 di DKI Tembus 3000 Kasus , Anies Baswedan Luncurkan Gerakan Ini Untuk Mengantisipasinya

#berantasstunting

#HadapiCorona

#BijakGGL