6 Cara Alami Meningkatkan Kadar Oksigen Dalam Darah, Tak Perlu Buru-buru Pakai Tabung Oksigen

Kamis, 08 Juli 2021 | 17:00
Well - New York Times

Berjalan kaki di ruang hijau secara rutin, salah satu cara alami meningkatkan kadar oksigen di dalam darah.

GridHEALTH.id - Seseorang yang tengah mengalami kondisi kekurangan oksigen dalam darah atau hipoksemia.

Kekurangan oksigen dalam darah sendiri dapat diketahui lewat pemeriksaan menggunakan alat pulse oximeter, tes gas darah, atau tes pernapasan.

Bagi seseorang yang mengalami kekurangan oksigen dalam darah akibat kondisi apa pun, termasuk penyakit Covid-19, sangat penting untuk bisa meningkatkan kadarnya ke ambang normal.

Seperti diketahui, kekurangan oksigen dalam darah bisa mengganggu kinerja tubuh.

Dilansir dari Cleveland Clinic, beberapa kondisi berikut bisa terjadi sebagai gejala kekurangan oksigen dalam darah: Sakit kepala Sesak napas Detak jantung cepat Batuk-batuk Napas ngos-ngosan Linglung Kulit pucat atau membiru

Jika kekurangan oksigen dalam darah terus belanjut atau tidak mendapatkan penananganan tepat, organ vital di tubuh seperti jantung dan otak bahkan bisa rusak. Kondisi ini pun bisa berakibat fatal.

Baca Juga: Ramai Antre Isian Oksigen Medis, Satgas Covid-19 Ingatkan Bahaya Penggunaan Tanpa Pantauan Tenaga Kesehatan

Baca Juga: Dokter Amerika Faheem Younus Peduli dengan Lonjakan Virus Corona di Indonesia, Harapkan Dunia Ikut Kontribusi

Bagi seseorang yang tengah menderita kekurangan oksigen dalam darah seperti karena penyakit paru-paru, setiap hal kecil bisa sangat berarti.

Ditengah langkanya permintaan tabung oksigen medis di berbagai tempat, meningkatkan asupan oksigen seseorang dengan cara apa pun merupakan ide yang bagus.

Berikut ini beberapa cara meningkatkan kadar oksigen dalam darah secara alami yang bisa dipertimbangkan:

1. Perbaiki sirkulasi udara

Melansir Lung Health Institute, saat cuaca memungkinkan, coba buka jendela. Akses ke udara segar sangat penting untuk bernapas lebih mudah.

Namun, ingat bahwa penting untuk lebih dulu memantau kualitas udara di luar. Jika tinggal di daerah perkotaan dan tidak dapat membuka tempat karena polusi atau kabut asap, pertimbangkan untuk menyediakan sistem penyaringan udara dalam ruangan atau alat-alat yang bisa memurnikan udara di rumah secara alami.

Dalam memilih pembersih udara elektronik ini, disarankan untuk cermat dan bijak karena di antaranya menghasilkan ozon yang mengiritasi paru-paru.

2. Perkaya tanaman hijau di sekitar

Apabila memungkinkan, coba masukkan tanaman hidup ke dalam rumah karena bisa meningkatkan ketersediaan oksigen dalam ruangan.

Baca Juga: Kencan Online, Salah Satu Penyebab Penyakit Infeksi Menular Seksual pada Lansia

Halaman Selanjutnya

Baca Juga: Siapa Saja yang Berisiko Terinfeksi…
Tag

Sumber Kompas Health