Find Us On Social Media :

Gejala Alergi Susu Sapi, Tak Hanya Menimbulkan Gangguan Saluran Cerna

Alergi susu sapi merupakan salah satu manifestasi dari gejala alergi makanan akibat gangguan saluran pencernaan.

GridHEALTH,id - Kasus gangguan saluran cerna sering terjadi pada masa awal kehidupan seorang anak, terutama dua tahun pertama kehidupannya.

Hal ini terjadi karena pada usia tesebut semua organ masih dalam tahap perkembangan dan terus mengalami penyesuaian.

Orangtua memiliki peran penting dalam memahami dan mengenali gejala gangguan saluran cerna tersebut.

Baca Juga: Bukan Karena Covid-19, Paru-paru Gadis Ini Justru Rusak Akibat Vape

Sebab gangguan bisa terjadi akibat manifestasi dari alergi makanan, seperti alergi susu sapi (ASS).

Diketahui angka kejadian alergi makanan pada anak di Indonesia khususnya alergi susu sapi terus meningkat.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mencatat angka kejadian ASS 2-7,5% dengan kasus tertinggi terjadi pada usia awal kehidupannya.

Dengan mengetahui gejala alergi, orangtua dapat melakukan penanganan yang tepat sedini mungkin, sehingga asupan nutrisi anak tetap terpenuhi dan tidak menghambat tumbuh kembangya.

Baca Juga: Kulit Kemerahan dan Diare, Tanda Bayi Alergi Susu Sapi

Dokter Spesialis Anak Konsultan Gastro Hepatologidr. Frieda Handayani, Sp.A (K) menjelaskan bahwa saluran cerna pada anak masih rentan terkena gangguan.

Salah satu yang harus diwaspadai adalah gangguan yang merupakan manifestasi alergi, seperti alergi susu sapi.

Menurut dr. Frieda, umumnya orangtua memang sulit membedakan apakah gangguan saluran cerna yang dialami anak disebabkan karena gangguan fungsional atau merupakan manifestasi alergi.

Padahal, penting sekali untuk dapat mengenali penyebab gangguan saluran cerna tersebut, karena membutuhkan penanganan yang berbeda.

Baca Juga: Dahsyatnya Trigeminal Neuralgia, Rambut Jatuh ke Wajah Saja Sudah Tersiksa Nyeri yang Bukan Kepalang

Namun perlu diketahui, gangguan saluran cerna yang disebabkan alergi, pada umumnya juga disertai dengan gejala alergi lainnya yang terjadi pada kulit ataupun saluran pernapasan.

"Anak dengan alergi susu sapi sering mengalami lebih dari satu gejala berikut: di kulit (kemerahn, pembengkakan di mata/bibir), di saluran nafas (batuk, bersin, hidung berair), saluran cerna (gumoh, muntah, diare, konstipasi, anemia, darah pada feses), dan umum (kolik)," paparnya dalam webinar Danone Specialized Nutrition Indonesia, Rabu (13/10/2021). 

Baca Juga: Umum Dialami Bayi, Begini Cara Merawat Ruam Popok Akibat Infeksi Jamur

Gejala alergi dapat terjadi di saluran cerna dan gejalanya mirip dengan gejala gangguan saluran cerna fungsional.

Karenanya jika anak dirasa mengalami gejala tersebut baiknya segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan diagnosis yang tepat.

Lebih lanjut, dr. Frieda menambahkan, Gangguan saluran cerna dapat menyebabkan terganggunya asupan nutrisi pada anak sehingga bila tidak ditangani dengan tepat dapat menyebabkan terhambatnya tumbuh kembangnya.

"Sedangkan penyakit alergi dapat memberikan dampak negatif jangka panjang sehingga mengganggu kualitas hidup dan tumbuh kembang si Kecil. Oleh karena itu, tindakan promotif dan preventif sejak dini menjadi hal sangat penting untuk mengatasi penyakit alergi,”pungkasnya.(*)

Baca Juga: Kulit Kemerahan dan Diare, Tanda Bayi Alergi Susu Sapi