Hati-hati, Ini Risiko yang Mengintai saat Suntik Filler Payudara

Selasa, 22 Februari 2022 | 19:30
Freepik/8photo.

Bahaya melakukan filler payudara bila tidak dilakukan dengan hati-hati.

GridHEALTH.id - Payudara yang indah dan kencang merupakan hal yang diidam-idamkan setiap wanita.

Berbagai cara pun dilakukan untuk mendapatkan hal tersebut, salah satunya dengan melakukan filler payudara.

Melansir Harvard Medical School, Selasa (22/02/2022), filler atau dermal filler adalah teknik memasukkan zat seperti gel yang disuntikkan di bawah kulit.

Zat yang disuntikkan dalam metode filler ini, terdiri dari berbagai jenis yakni alami dan sintesis.

Salah satu senyawa yang paling sering digunakan untuk filler adalah asam hialuronat (HA).

Asam hialuronat adalah zat alami yang ditemukan di kulit. Berperan penting dalam menjaga kulit agar tetap terhidrasi dan elastis.

Suntik filler dengan zat tersebut dapat bertahan hingga enam bulan atau lebih, sebelum akhirnya terserap oleh tubuh.

Selain asam hialuronat, filler juga bisa menggunakan kalsium hidroksilapatit, asam poli-L-laktat, polimetil metakrilat, dan lemak autologus (lemak dari bagian tubuh lain).

Masing-masing zat yang digunakan saat filler mempunyai kekurangan dan kelebihan, tergantung pada area tubuh mana yang disuntik.

Halaman Selanjutnya

Baca Juga: 13 Gerakan Olahraga Membuat Payudara…
Tag

Sumber plasticsurgery.org, Harvard Medical School