Find Us On Social Media :

2 Jenis Obat Kolesterol Statin dan Waktu Terbaik Mengonsumsinya

Obat statin untuk menurunkan kolesterol tinggi.

GridHEALTH.id - Obat statin merupakan yang paling sering direspkan dokter untuk pengidap kolesterol tinggi.

Hal ini tentunya tak terlepas dari dari khasiat obat tesebut.

Menurut laman medlineplus.gov, obat statin bekerja dengan:

- Menurunkan kolesterol jahat (LDL)

- Meningkatkan kolesterol baik (HDL) (baik)

- Menurunkan trigliserida, jenis lemak lain dalam darah

Obat statin memblokir kolesterol di organ hati kita.

Meski demikian, obat kolesterol ini tidak boleh digunakan sembarangan dan harus sesuai resep dokter.

Sebab sama seperti obat lainnya, statin juga memiliki efek samping yang mesti diwaspadai.

Baca Juga: Waspadai Dislipidemia, Kolesterol Tinggi Jadi Ancaman Penyakit

Adapun efek samping ringan yang mungkin terjadi diantaranya sakit otot/sendi,diare, mual, sembelit, pusing, sakit kepala, sakit perut, dan perut kembung.

Ada juga  efek samping yang lebih serius mungkin terjadi seperti kerusakan hati, masalah otot yang parah, kerusakan ginjal, gula darah tinggi atau diabetes tipe 2, hilang ingatan, dan kebingungan.

Kapan waktu terbaik minum obat statin

Adalah penting bahwa seseorang yang memakai obat statin mengikuti saran dari dokter yang meresepkan mereka mengenai waktu untuk meminumnya.

Waktu yang disarankan, yang merupakan sesuatu yang harus didiskusikan seseorang dengan dokter mereka, akan bervariasi tergantung pada jenis statin.

Melansir laman Medical News Today (24/02/2021), ada 2 jenis obat statin sering diresepkan dokter dan perlu diketahui  yang perlu diketahui:

1. Statin kerja pendek

Sebuah tinjauan sistematis menemukan bahwa obat statin kerja pendek bekerja paling baik ketika orang meminumnya di malam hari.

Orang-orang yang menggunakan statin ini menjelang akhir hari memiliki kadar kolesterol total dan kolesterol LDL yang lebih rendah dibandingkan dengan orang-orang yang meminumnya di pagi hari.

Baca Juga: Hati-hati, Kolesterol Jahat Bisa Meningkat Karena Makan Es Krim

Obat statin kerja pendek bekerja lebih baik di malam hari karena enzim hati yang memproduksi kolesterol lebih aktif saat ini.

Kebanyakan statin kerja pendek memiliki waktu paruh 6 jam.

Waktu paruh obat adalah waktu yang dibutuhkan tubuh untuk memproses dan mengeluarkan setengah dari obat.

Adapun obat statin kerja pendek meliputi:

- Lovastatin (Mevacor)

- Fluvastatin (tablet rilis standar)

- Pravastatin (Pravachol)

- Simvastatin (Zocor)

Baca Juga: Kadar Kolesterol Tinggi Bisa Dikendalikan dengan Gaya Hidup Sehat

2. Statin kerja panjang

Dibutuhkan lebih lama bagi tubuh untuk memproses obat statin kerja panjang, yang mungkin memiliki waktu paruh hingga 19 jam.

Dua ulasan di atas mencatat bahwa obat statin kerja lama bekerja sama baiknya apakah seseorang meminumnya di pagi atau sore hari.

Oleh karena itu, orang yang memakai obat statin kerja lama dapat memilih waktu yang paling cocok untuk mereka.

Direkomendasikan agar orang yang menggunakan statin kerja lama meminumnya pada waktu yang mudah diingat.

Penting untuk konsisten dengan waktu dosis, jadi jika seseorang lebih suka minum statin di pagi hari, mereka harus meminumnya di pagi hari setiap hari.

Adapun statin kerja panjang meliputi:

- Atorvastatin (Lipitor)

- Fluvastatin (tablet pelepasan diperpanjang)

- Rosuvastatin (Crestor)

Orang yang menggunakan obat statin mungkin perlu meminumnya tanpa batas waktu.

Dalam banyak kasus, ketika seseorang berhenti minum obat statin, kadar kolesterolnya meningkat lagi.

Karenanya itulah kita tidak boleh berhenti minum statin tanpa persetujuan dokter.

Beberapa orang mungkin dapat berhenti mengonsumsi statin atau mengurangi dosisnya jika secara signifikan menurunkan risiko penyakit jantung.

Seseorang dapat melakukan ini dengan menurunkan berat badan yang signifikan, berhenti merokok, atau membuat perubahan gaya hidup besar lainnya yang meningkatkan kesehatan mereka.

Bahkan dalam kasus ini, seseorang harus berbicara dengan dokter sebelum mereka berhenti minum statin atau obat lain.(*)

Baca Juga: Healthy Move, 4 Pilihan Olahraga Terbaik untuk Turunkan Kolesterol