Find Us On Social Media :

Batu Empedu Penyakit yang Sempat Membuat Ketua MPR RI Bambang Soesatyo Dirawat

Kondisi kesehatan Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo telah membaik setelah operasi batu empedu.

GridHEALTH.id - Kondisi kesehatan Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo sempat dikabarkan tengah menurun, hal ini terlihat dari unggahan Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Saroni dalam postingan instagramnya @ahmadsahroni88.

Lebih lanjut, dalam postingan yang telah diunggah sejak hari Selasa (28/06/2022) telah mendapat respons langsung dari Bambang Soesatyo yang menyatakan dirinya telah pulih di dalam kolom komentar, melalui akun resminya @bambang.soesatyo.

Setelah ditelusuri lebih lanjut, penyebab dari menurunnya kondisi kesehatan Ketua MPR RI dikarenakan adanya batu empedu yang saat ini telah dilakukan pengangkatan melalui operasi.

Setelah kembali pulih setelah sebelumnya harus berbaring di rumah sakit, melalui akun instagramnya Bambang Soesatyo terlihat telah kembali beraktivitas.

Gejala dan Penyebab Batu Empedu

Batu empedu disebut juga dengan Gallstones atau Cholelithiasis, merupakan edapan cairan pada pencernaan yang mengeras dan terbentuk pada kantong empedu.

Kantong empedu berada di sisi kanan perut, tepat di bawah hati yang berbentuk kecil seperti buah pir, berfungsi untuk menampung cairan pencernaan (empedu) yang dilepaskan ke usus kecil.

Batu empedu yang terbentuk biasanya berukuran kecil seperti pasir hingga sebesar bola golf, jumlahnya pun berbeda-beda pada setiap orang, dalam beberapa orang bisa terbentuk beberapa batu empedu.

Saat batu empedu ini terbentuk, hasilnya seseorang harus memerlukan operasi untuk mengangkat kantong empedu, tempat batu empedu berada.

Baca Juga: 13 Ciri Perempuan yang Paling Berisiko Mengalami Penyakit Batu Empedu

Dalam beberapa kasus tidak ada tanda dan gejala dari terbentuknya batu empedu, namun untuk batu empedu yang menyumbat saluran dan tersangkut akan menimbulkan beberapa gejala, seperti:

- Rasa sakit tiba-tiba dan meningkat cepat pada bagian kanan atas, tengah perut, dan tepat di bawah tulang dada.

- Sakit di bahu kanan, punggung, dan diantara tulang belikat

- Mual/muntah

Beberapa penyebab yang membuat terbentuknya batu empedu adalah kelebihan kandungan kolesterol sehingga sulit dihancurkan dan mengkristal, lalu kelebihan kandungan bilirubin (bahan kimia yang diproduksi untuk memecah sel darah merah), dan fungsi kerja kantung empedu yang melemah.

Selain itu terdapat beberapa faktor yang juga dapat meningkatkan risiko terbentuknya batu empedu, yaitu berusia 40 tahun atau lebih, obesitas, kurang bergerak, sedang hamil, sering konsumsi makanan tinggi lemak dan kolesterol, kurang asupan serat, penderita diabetes, riwayat keluarga, memiliki kelainan darah tertentu, penderita liver, minum obat yang mengandung estrogen.

Penyakit ini lebih rentan dialami oleh wanita dan wanita hamil.

Batu empedu juga dapat berisiko menimbulkan komplikasi penyakit, antara lain:

- Peradangan kantung empedu

Baca Juga: 4 Manfaat Kacang Tanah yang Luput dari Perhatian, Bisa Cegah Penyakit Batu Empedu, Tapi ....

- Penyumbatan saluran empedu dan pankreas

- Risiko kanker kantung empedu.

Namun tidak perlu khawatir, karena batu empedu dapat dicegah dengan makan tepat waktu, turunkan berat badan secara perlahan, makan makanan tinggi serat, pertahankan berat badan yang sehat, diet sehat, dan terus berolahraga.

Kapan Harus ke Dokter?

Rasa sakit dan nyeri ini bisa berlangsung dalam beberapa menit atau bahkan beberapa jam.

Jika rasa sakit semakin parah dan munculnya gejala komplikasi batu empedu yang serius, cobalah untuk periksa ke dokter, biasanya tanda serius antara lain:

- Demam tinggi disertai menggigil

- Kulit dan bagian putih mata mulai menguning (jaundice)

- Sakit perut hebat, hingga tidak bisa duduk diam dan menemukan posisi nyaman

Itulah ulasan seputar penyakit batu empedu, yang sempat diderita oleh Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo.(*)

Baca Juga: 4 Rutinitas yang Bisa Mencegah Batu Empedu, Sepele Tapi Banyak Diabaikan