Find Us On Social Media :

Jangan Dibiarkan Berlarut, Ini 6 Bahaya Menyimpan Dendam Bagi Kesehatan Mental

Menyimpan dendam dapat menguras tenaga dan meningkatkan potensi gangguan kesehatan mental.

GridHEALTH.id - Menyimpan dendam memang bukan merupakan hal yang baik dan dapat berdampak pada kesehatan, khususnya mental.

Merasa marah dan tersakiti dengan perkataan atau tindakan yang dilakukan oleh seseorang adalah hal yang manusiawi.

Luka yang ditimbulkan dari tindakan tersebut dapat meninggalkan dendam yang bisa bertahan lama.

Namun tahu tidak, ternyata menyimpan dendam tidak hanya merusak hubungan dengan orang lain, tapi juga akan berdampak pada kesehatan mental diri sendiri.

Efeknya Terhadap Kesehatan Mental

Melansir Verywell Mind, menyimpan perasaan negatif ini dapat berdampak buruk pada kesehatan mental dalam berbagai cara.

Ini karena menyimpan emosi yang kurang baik secara alami membuat lebih terpapar pada emosi dan pikiran yang tidak menyenangkan. 

Fokus terhadap hal-hal negatif juga dapat mengurangi kesejahteraan secara keseluruhan.

Ketika menghidupan kembali kejadian dan emosi negatif, perasaan kesal akan muncul lagi dan ini akan sangat menguras tenaga serta membuat frustasi.

Tak ada yang menyenangkan dari hal tersebut dan justru menyebabkan lebih marah atau terluka.

Penelitian yang dipublikasikan di PLOS ONE pada 2015 lalu, menunjukkan bahwa merenungkan peristiwa yang tidak menyenangkan membuat seseorang merasa kejadian itu baru saja terjadi, meskipun sebenarnya sudah lama berlalu.

Melansir Psych Central, efek menyimpan dendam telah dikaitkan dengan meningkatnya potensi beberapa gangguan kesehatan mental yang meliputi:

Baca Juga: Tips Ampuh Menjaga Kesehatan Mental Saat Banyak Pekerjaan yang Harus Dilakukan

1. Anxiety atau gangguan kecemesan

2. Depresi

3. Gangguan stres pasca-trauma (PTSD)

4. Gangguan kepribadian

5. Gangguan panik

6. Fobia

Tips Menyelesaikan Perasaan Negatif

Untuk menekan risiko gangguan kesehatan mental di atas dan berusaha berhenti menyimpan dendam, cara-cara berikut mungkin bisa coba untuk dilakukan.

* Meditasi: Ini secara ilmiah terbukti dapat mengurangi stres, membantu mengelola kecemasan, meningkatkan kesehatan mental, dan meningkatkan kesadaran diri.

* Menulis jurnal: Mengungkapkan perasaan di atas kertas dapat membantu menghilangkan sebagian perasaan negatif yang selama ini disimpan.

* Latihan memaafkan: Tidak memberikan maaf adalah awal dari menyimpan dendam. Ketika memaafkan pun, bukan artinya melupakan tindakan yang salah dari orang tersebut, tapi memilih untuk melanjutkan hidup.

Akan tetapi, cara-cara di atas juga tidak selalu berhasil. Bila kondisinya sudah sampai mengganggu keseharian, maka sebaiknya cari bantuan profesional. (*)

Baca Juga: 5 Pengaruh Kesehatan Mental yang Buruk pada Kehidupan Ranjang Anda