Find Us On Social Media :

10 Bahan Alami untuk Menghilangkan Sakit Gigi, Tak Perlu Periksa

Beberapa bahan alami ternyata mampu menghilangkan sakit gigi

GridHEALTH.id - Berikut bahan alami menghilangkan sakit gigi.

Anda bisa menemukannya di rumah karena sakit gigi sembuh dengan bahan alami yang sering ada di dapur.

Sakit gigi adalah kondisi yang dapat sangat mengganggu dan menyebabkan rasa nyeri yang parah pada gigi dan gusi.

Penyebab sakit gigi bisa bermacam-macam, diantaranya:

- Gigi berlubang

- Infeksi gusi

- Gangguan pada gigi seperti radang saraf atau gigi bungsu yang tumbuh

Selain perawatan medis, banyak orang juga mencari alternatif alami untuk meredakan sakit gigi.

Berikut ini beberapa bahan alami yang dapat membantu menghilangkan sakit gigi:

Bahan Alami untuk Menghilangkan Sakit Gigi

1. Bawang Putih

Bawang putih memiliki sifat antiinflamasi dan antimikroba.

Kedua sifat ini dapat membantu mengurangi peradangan dan membunuh bakteri penyebab infeksi pada gigi.

Baca Juga: Penyebab Gigi Ngilu Saat Makan Makanan Manis dan Cara Mengatasinya

Anda dapat mengunyah sepotong bawang putih mentah.

Selain itu, mengoleskan pasta bawang putih pada gigi yang sakit juga bisa untuk meredakan nyeri.

2. Cengkeh

Cengkeh mengandung senyawa yang disebut eugenol, yang memiliki sifat analgesik dan antimikroba.

Mengunyah cengkeh atau mengoleskan minyak cengkeh pada gigi yang sakit dapat membantu mengurangi rasa nyeri dan mengatasi infeksi.

3. Jahe

Jahe juga memiliki sifat antiinflamasi dan analgesik yang dapat membantu meredakan sakit gigi.

Anda dapat mengunyah sepotong jahe mentah atau membuat minuman jahe hangat untuk mengurangi peradangan dan nyeri pada gigi.

4. Teh Peppermint

Teh peppermint mengandung minyak atsiri yang dapat membantu mengurangi rasa nyeri dan memberikan efek yang menenangkan pada gigi yang sakit.

Anda dapat merendam kantong teh peppermint dalam air panas dan mengoleskan pada gigi yang sakit atau berkumur dengan air teh peppermint untuk meredakan nyeri.

5. Daun Sirih

Daun sirih mengandung senyawa antimikroba yang dapat membantu membunuh bakteri penyebab infeksi pada gigi.

Anda dapat mengunyah daun sirih segar atau membuat larutan daun sirih dengan merebus daun sirih dalam air panas dan menggunakan sebagai obat kumur.

6. Minyak Kelapa

Minyak kelapa memiliki sifat antimikroba dan antiinflamasi yang dapat membantu mengurangi peradangan dan membunuh bakteri penyebab infeksi pada gigi.

Baca Juga: Mengganti Gigi Palsu Bisa di Puskesmas, Ini Rincian Biaya dan Syaratnya

Anda dapat berkumur dengan minyak kelapa selama beberapa menit atau mengoleskannya langsung pada gigi yang sakit.

7. Lemon

Lemon mengandung vitamin C dan memiliki sifat antimikroba yang dapat membantu mengatasi infeksi pada gigi.

Anda dapat mengoleskan sedikit jus lemon pada gigi yang sakit atau berkumur dengan air lemon untuk meredakan nyeri.

8. Minyak Bunga Matahari

Minyak bunga matahari mengandung asam lemak omega-6 yang dapat membantu mengurangi peradangan dan meredakan nyeri pada gigi yang sakit.

Anda dapat berkumur dengan minyak bunga matahari selama beberapa menit atau mengoleskannya langsung pada gigi yang sakit.

9. Kayu Manis

Kayu manis mengandung senyawa yang disebut kaneelaldehida, yang memiliki sifat analgesik dan antiinflamasi.

Anda dapat mengunyah sepotong kayu manis atau mengoleskan pasta kayu manis pada gigi yang sakit untuk meredakan nyeri.

10. Lidah Buaya

Lidah buaya memiliki sifat antiinflamasi dan antimikroba yang dapat membantu mengurangi peradangan dan membunuh bakteri penyebab infeksi pada gigi.

Anda dapat mengoleskan gel lidah buaya pada gigi yang sakit atau berkumur dengan jus lidah buaya untuk meredakan nyeri.

Meskipun bahan alami tersebut dapat membantu mengurangi sakit gigi, namun penting untuk diingat bahwa penggunaan bahan alami hanya sebagai pengobatan sementara dan tidak menggantikan perawatan medis yang sesuai.

Jika Anda mengalami sakit gigi yang parah atau berkelanjutan, segera konsultasikan dengan dokter atau ahli gigi untuk mendapatkan diagnosis dan perawatan yang tepat. (*)

Baca Juga: Apakah Boleh Sikat Gigi Lebih 2 Kali dalam Sehari? Ini Penjelasannya