Inilah kondisi medis tertentu yang menyebabkan seseorang memiliki jumlah trombosit rendah.
Kondisi darah langka ini terjadi ketika sumsum tulang berhenti membuat sel darah baru dalam jumlah yang cukup.
Penyakit autoimun tertentu dapat menyebabkan sistem kekebalan tubuh seseorang secara keliru menyerang dan menghancurkan trombositnya.
Penyakit yang dapat menyebabkan hal ini antara lain ITP, lupus, dan rheumatoid arthritis.
Beberapa jenis kanker, seperti leukemia atau limfoma, dapat merusak sumsum tulang seseorang dan menghancurkan sel punca darah.
Hal ini dapat menyebabkan sel punca seseorang berhenti menumbuhkan sel darah yang sehat.
Beberapa perawatan kanker, termasuk terapi radiasi dan kemoterapi, juga dapat merusak sel punca.
Beberapa kondisi menyebabkan penggumpalan darah berkembang.
Kondisi ini termasuk purpura trombositopenik trombotik (TTP) dan koagulasi intravaskular diseminata (DIC).
Kondisi ini dapat menyebabkan tubuh menggunakan semua trombosit yang tersedia, sehingga menyebabkan jumlah trombosit yang rendah.
Baca Juga: Selain Cek Trombosit, Tes Ini Harus Dilakukan Untuk Memastikan Demam Berdarah
Infeksi bakteri atau virus dapat menurunkan jumlah trombosit seseorang untuk sementara.
Kehamilan terkadang dapat menyebabkan seseorang mengalami trombositopenia ringan.
Alasan pasti untuk ini tidak diketahui, tetapi tampaknya lebih umum mendekati pengiriman.
Baca Juga: Waspada Trombosit Tinggi, Ini Efek dan Penyebabnya, juga Cara Mengatasinya
Source | : | Kompas.com,Medicalnewstoday |
Penulis | : | Magdalena Puspa |
Editor | : | Poetri Hanzani |
Komentar