Find Us On Social Media :

Terapi Listrik Pulihkan Penderita Anoreksia yang Nyaris Tinggal Tulang, Disetrum Sampai Mau Makan

Terapi listrik telah digunakan untuk mengobati penderita kelainan makan, misalnya anoreksia.

Gangguan pola makan seperti anoreksia lebih banyak ditemukan pada kaum wanita daripada pria.

Baca Juga: Masih Percaya AIDS Bisa Menular Lewat Gigitan Nyamuk? Begini Fakta Penyebaran Virus HIV

Risiko untuk timbulnya gangguan makan ini lebih besar pada pemain film, model, penari, dan atlet di mana penampilan atau berat badan adalah sesuatu yang sangat penting.

Kelainan makan seperti anoreksia dan bulima telah ''menyakiti'' delapan juta orang di Amerika Utara. Kelainan ini juga membawa depresi dan tekanan emosi.

Mengutip dari Daily Mail,  saat ini penyembuhan untuk anoreksia nervosa dan bulimia bisa melalui terapi listrik berdaya ringan.

Perawatan ini bernama repetitive Transcranial Magnetic Stimulation (rTMS). Metode rTMS ini bekerja dengan merangsang aliran listrik di otak.

Aliran listrik ini akan meredakan depresi yang menjadi salah satu faktor utama terjadinya anoreksia dan bulimia pada diri seseorang.

Baca Juga: Lagi Soal BPJS Kesehatan, Menteri Terawan 'Tuding' Rumah Sakit Banyak Gelembungkan Biaya di Tindakan-tindakan Ini

Setelah satu orang wanita berusia 42 tahun mendapatkan rangsangan listrik lewat terapi ini sebagai perawatan untuk depresi, ia ternyata pulih dari bulima yang sudah ia derita selama 20 tahun.