Find Us On Social Media :

Berantas Stunting: Pemprov Kepulauan Bangka Belitung Manfaatkan Tulang Ikan Untuk Cegah Stunting

Tulang ikan ternyata bisa dimanfaatkan untuk cegah stunting.

GridHEALTH.id - Stunting memang menjadi salah satu masalah kesehatan utama di tanah air.

Untuk itu, berbagai program tengah dirancang untuk memberantas stunting di beberapa wilayah di Indonesia.

Seperti yang dilakukan Pemprov Kepulauan Bangka Belitung yang berencana memanfaatkan tulang ikan sebagai salah satu pangan pencegah stunting.

Baca Juga: Berita Kesehatan Demam: Demam Bisa Sebabkan Mimpi Buruk

Pasalnya selain bergizi, tulang ikan disebut sebagai komoditas melimpah yang mudah didapatkan di daerah kepulauan tersebut.

"Masyarakat harus mulai mengenali banyak bahan makanan sebagai sumber gizi. Salah satunya tulang ikan. Ini akan disampaikan pada masyarakat," kata Ketua TP PKK Pemprov Kepulauan Bangka Belitung, Melati Erzaldi, di kantor gubernur, Jumat (8/11/2019).

Menurutnya tulang ikan bukan lagi hal baru bagi sebagian masyarakat Kepulauan Bangka Belitung.

Terlebih berbagai macam olahan dari tulang ikan sudah biasa menjadi bahan konsumsi sehari-hari seperti es krim, tepung dan pembuatan kerupuk.

Baca Juga: Melly Goeslaw Pantau Detak Jantung Ria Irawan Dari Tokyo Sampai Akhirnya Terima Kabar Duka, 'Sampai Ketemu di Surga Sahabatku Sayang'

"Kalau lomba memasak kan sudah sering. Nantinya bagaimana menggali potensi lain agar stunting bisa kita cegah. Anak harus tumbuh sehat dan normal sebagai pelanjut tonggak estafet pembangunan bangsa ini," ujar Melati.

Diketahui ikan sendiri termasuk makanan kaya nutrisi alias mengandung aneka zat gizi yang penting untuk kecerdasan, kesehatan, kecantikan, antiaging, dan mengobati penyakit.

Baca Juga: Dikira Akting, Perawat Ria Irawan Sempat Tak Percaya dengan Tingkah Istri Mayky Wongkar Sebelum Meninggal: 'Tolong Ingatkan Saya Soal Semangat'

Disisi lain, tulang ikan diyakini kaya kalsium, membantu penyembuhan luka serta regenerasi kulit dan rambut.

Apalagi ikan termasuk ke dalam makanan hewani.

Dimana makanan yang bersumber dari hewani, kaya akan protein, asam lemak esensial, dan beragam mikronutrien yang dapat berguna untuk tumbuh kembang anak.

Baca Juga: Berita Kesehatan Demam: Demam Bisa Sebabkan Mimpi Buruk

Sebuah makalah yang diterbitkan dalam The American Journal of Agricultural Economics, mempelajari tentang faktor-faktor penentu pada pertumbuhan 130.000 anak yang berasal dari 49 negara.

Hasilnya ditemukan, bahwa anak-anak yang mengonsumsi 2 jenis ataupun lebih makanan hewani setiap hari, memiliki risiko 6% lebih rendah mengalami pertumbuhan yang terhambat, yang juga bisa berguna mencegah stunting pada anak.

Baca Juga: Berjanji Akan Besarkan Bayinya, Suami Baru Lina Malah Serahkan Sang Anak ke Temannya, Karena Utang Piutang?

Melihat penjelasan tersebut, tak ada salahnya kita juga memanfaatkan olahan tulang ikan ini sebagai pangan pencegah stunting.

Terutama bagi mereka yang tinggal di pesisir laut yang tentunya kaya akan makanan hewani berupa ikan dan makanan laut lainnya.(*)

 #berantasstunting