Find Us On Social Media :

Update Covid-19; Tidak Ada Vaksin Corona Indonesia Dalam Waktu Dekat, Kemenristek Akui Baru Terealisasi Pertengahan Tahun Depan

Prof Ali Ghufron Mukti, Ketua Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19 Kementerian Riset dan Teknologi.

Baca Juga: WHO Sudah Akui Virus Corona Bisa Menyebar Lewat Udara, Ahli Sebut Tak Cukup Gunakan Masker dan Cuci Tangan

Padahal sepert yang kita ketahu, jumlah pasien terpapar virus corona di Indonesia masih mengalami penambahan jumlah.

Kemarin, 8 Juli 2020, tercatat ada 66.226 pasien Covid-19. Sedangkan pasien meninggal dunia akibat Covid-19 dikabarkan mencapai 3.309 orang.

Pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh total berkisar 30.785 pasien.

Baca Juga: Kasus Positif Covid-19 di Jawa Timur Terus Meningkat, Benarkah Tipe Virus Corona Berbeda dengan Jabodetabek?

Untuk pencegahan, Indonesia masih menggunakan metode konvensional, jaga jarak, menggunakan masker, mencuci tangan.

Harapannya pencegahannya secepat mungkin bisa menggunakan imunisasi.

Namun hingga kini vaksinnya belum kunjung terwujud dan siap dinikmati masyarakat.

Baca Juga: Telusuri Kluster Baru Covid-19 Bandung, Warga Sekitar Secapa AD Jalani Rapid Test

Baca Juga: 99 Persen Bunuh Virus Corona dalam 30 Menit, Begini Rupanya Kandungan Obat Kumur PVP-I

Mengenai hal ini, dokter Reisa Broto Asmoro, Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, mengungkapkan calon vaksin siap secara massal di pertengahan tahun 2021.

"Ketua Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19 Kementerian Riset dan Teknologi Prof Ali Ghufron Mukti memprediksi, vaksin lokal akan diproduksi massal dan akan tersedia bagi masyarakat Indonesia pertengahan 2021," kata Reisa dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Selasa (7/7/2020).

Reisa mengatakan, dari 15 tahapan yang harus dipenuhi, calon vaksin lokal sudah berhasil melalui 8 tahapan dan akan menuju ke tahapan berikutnya dalam waktu yang cukup lama.

Baca Juga: Menkes Terawan Beri Apresiasi, Sistem Imun Orang Papua Dinilai Bandel