Find Us On Social Media :

Tembus 21 Ribu Kasus Positif Corona, Gubernur Jatim Khofifah Berharap Tak ada Gelombang Kedua: 'Puncak Covid-19 di Jawa Timur Sudah Terlewati'

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa sebut Jatim sudah lewati puncak Covi-19

Artinya, tenaga kesehatan Jawa Timur sudah berhasil mengantarkan kesembuhan pada jumlah pasien yang jauh lebih banyak dibandingkan dengan daerah lain.

"Sekarang kami memang masih punya PR untuk menurunkan kematian. Kami terus melakukan telaah dengan tim audit kematian. Kami berupaya agar tingkat kematian kasus Covid-19 Jatim terus menurun dan angka kesembuhan terus naik," kata Khofifah.

Baca Juga: Terawan Berkantor di Semarang Untuk Pantau Covid-19 di Jateng, Ganjar Pranowo; 'Saya Sangat Senang'

Sebagaimana diketahui, saat ini angka kematian kasus covid-19 Jawa Timur ada sebanyak 1.608 orang. Atau secara persentatif angka kematian kasus Covid-19 Jawa Timur sebesar 7,72 persen.

Angka kematian kasus Covid-19 di Jawa Timur ini masih lebih tinggi dibandingkan nasional yang hanya 4,8 persen.

Oleh sebab itu, Khofifah menyatakan bahwa segala upaya tengah dilakukan Pemprov Jawa Timur untuk bisa menurunkan angka kematian kasus Covid-19.

Baca Juga: Tingkat Kesembuhan Hanya 20 Persen, Jessica Iskandar Ceritakan Penyakit Graves' Disease, Apa Itu?

Salah satunya adalah dengan menguatkan sistem treatment dan management rumah sakit.

"Kami terus menguatkan sistem rujukan rumah sakit. Rumah sakit di Jatim sempat overload akhir Juni hingga awal Juli. Tapi sekarang sudah ada relaksasi, akan terus kami perbaiki dan harus terus akan terjadi penurunan kasus," pungkas Khofifah Indar Parawansa. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunmadura.com dengan judul Puncak Pandemi Covid-19 di Jawa Timur Sudah Terlewati, Gubernur Khofifah: Jaga Protokol Kesehatan