Find Us On Social Media :

Peneliti Jepang: Cegah Badai Sitokin dan Pembekuan Darah Pasien Covid-19 Dengan Vitamin B6

Vitamin B6 mampu mencegah badai sitokin dan pembekuan darah menurut sebuah penelitian di Jepang.

GridHEALTH.id - Manfaat Vitamin B6 untuk pasien Covid-19 kini tengah diteliti para ilmuwan di Universitas Hiroshima Jepang.

Belakangan mereka juga telah menerbtkan sebuah makalah yang menunjukan bagaimana vitamin B6 memberikan efek perlindungan terhadap penyakit kronis.

Mulai dari penyakit kardiovaskular dan diabetes, dengan menekan peradangan, inflammasom, stres oksidatif, dan stres karbonil.

Dalam makalah tersebut peneliti menyatakan bahwa vitamin B6 mungkin memainkan peran penting dalam membantu menenangkan badai sitokin dan membuka sumbatan bekuan darah yang terkait dengan tingkat keparahan pada pasien Covid-19.

Dilansir TribunWow dari situs Health Europa (12/9/2021), dijelaskan jika vitamin B6 umum dalam makanan seperti pisang dan ikan.

Sampai saat ini, beberapa penelitian telah menyoroti pentingnya vitamin seperti D, C, zinc, dan magnesium dalam memperkuat respon kekebalan terhadap virus.

Namun, ilmuwan makanan Thanutchaporn Kumrungsee dari Universitas Hiroshima tersebut berharap makalah ini adalah langkah pertama untuk menunjukkan pentingnya B6 untuk mengurangi kemungkinan badai sitokin Covid-19 pada pasien.

Baca Juga: Pejabat dan Publik Figur Indonesia Sibuk Berharap Vaksin Dosis Ketiga, The Lancet Malah Sebutkan Vaksin Penguat Tidak Dibutuhkan Masyarakat Umum

Kumrungsee, yang juga seorang profesor di Sekolah Pascasarjana Ilmu Terpadu untuk Kehidupan Universitas Hiroshima, mengatakan, saat peran vitamin B khususnya B6 masih kurang diperhatikan.

“Selain mencuci tangan, makanan dan nutrisi adalah salah satu garis pertahanan pertama melawan infeksi virus Covid-19," jelasnya.

"Makanan adalah obat pertama kami, dan dapur adalah apotek pertama kami."

"Baru-baru ini, banyak ilmuwan telah menerbitkan makalah tentang peran diet dan nutrisi dalam perlindungan terhadap Covid-19. Namun, sangat sedikit ilmuwan yang memperhatikan peran penting vitamin B6.”

Padahal vitamin B6 dikenal sebagai nutrisi anti-trombosis dan anti-inflamasi yang baik. Sifatnya tersebutlah yang dinilainya berkaitan dengan dengan pembekuan darah dan badai sitokin yang merupakan jenis hiperinflamasi.

Keduanya diketahui merupakan penyebab pasien Covid-19 mengalami gejala yang berat atau parah.

Jika digabungkan, itu bisa jadi penyumbang angka keparahan yang lebih banyak dibanding masalah lain pada pasien Covid-19.

Kekurangan vitamin ini juga telah banyak diketahui berkaitan dengan fungsi kekebalan yang lebih buruk dan kerentanan yang lebih tinggi terhadap infeksi virus.

Baca Juga: Bioskop Kembali Dibuka, Begini Aturan Nonton Film Selama PPKM Level 2-3

“Vitamin B6 memiliki hubungan yang erat dengan sistem kekebalan tubuh. Kadarnya selalu turun pada orang yang mengalami peradangan kronis seperti obesitas, diabetes, dan penyakit jantung," kata Kumrungsee.

"Kita bisa melihat dari berita bahwa orang gemuk dan diabetes berisiko tinggi terkena Covid-19.”

“Dengan demikian, upaya kami dalam makalah ini adalah untuk menjelaskan kemungkinan keterlibatan vitamin B6 dalam mengurangi keparahan Covid-19."

Sangat menarik untuk meneliti apakah vitamin B6 memberikan perlindungan terhadap jenis baru infeksi virus dan pneumonia yang akan dihadapi di masa depan.

Saat ini, hanya ada sedikit informasi mengenai peran protektif nutrisi terhadap pneumonia dan penyakit paru-paru.

Kecuali mungkin vitamin C yang dinilai bagus untuk saluran pernapasan secara umum. Tetapi, belum ada yang mengonfirmasi hal itu dalam kasus Covid-19.

“Setelah Covid-19, kita harus mengembangkan bidang nutrisi untuk penyakit paru-paru seperti pneumonia dan kanker paru-paru.”

Tim akan mengadakan uji klinis untuk menguji hipotesis tersebut.(*)

Baca Juga: Diabetes Covid-19, Munculnya Kadar Gula Darah Tinggi Saat Terinfeksi Virus Corona, Pasien Sembuh Tapi Jadi Penyandang Diabetes

#berantasstunting

#hadapicorona

#BijakGGL

Artikel ini telah tayang di TribunWow dengan judul Tips Isolasi Mandiri Covid-19: Konsumsi Vitamin B Disebut Bisa Cegah Badai Sitokin Pembekuan Darah