Find Us On Social Media :

Legenda Bulutangkis Verawati Fajrin Wafat Karena Kanker Paru-paru, Kenali Gejala Awalnya

Pahlawan bulu tangkis Indonesia Verawaty Fajrin meninggal dunia akibat sakit kanker paru-paru.

Jika muncul gejala, biasanya penyakit sudah stadium lanjut. Gejala kanker paru umumnya batuk terus-menerus yang sulit sembuh, batuk berdarah, suara serak, mengi, nyeri dada, kelelahan, dan berat badan turun tanpa sebab yang jelas.

Gejala kanker paru juga mirip dengan gangguan paru atau pernapasan lainnya sehingga kerap tak disadari penderitanya. "Kalau enggak rutin cek kesehatan, ya enggak ketemu kemunculan awal kanker di paru," ungkap Agus.

Akibat baru diketahui pada stadium lanjut, angka harapan hidup pasien kanker paru pun sangat rendah. Pengobatan yang dilakukan untuk meningkatkan angka harapan hidup dan kualitas hidup pasien.

"Angka bertahan hidup atau survival rate rata-rata lima tahun, tapi itu masih di bawah 20% yang bisa bertahan sampai lima tahun. Kalau disertai komplikasi, di bawah lima tahun," jelas Agus.

Penyakit kanker paru ini merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh kebiasaan merokok. Agus mengungkapkan, lebih dari 80% pasien kanker paru di RS Persahabatan adalah perokok.

Tetapi Agus mengatakan, ada juga pasien kanker paru yang bukan perokok, tetapi sering terpapar asap rokok dari lingkungannya. Juga pasien yang hidup di lingkungan dengan polusi asap tinggi.

Baca Juga: Berjemur Jadikan Jadwal Harian, Kekurangan Vitamin D Sebabkan Diabetes

Baca Juga: Beser dan Ngompol Pada Lansia Dapat Disembuhkan Tanpa Obat-obatan

Salah satu upaya pencegahan kanker paru adalah dengan tidak merokok dan menghindari paparan asap rokok bagi perokok pasif, dan jauhi lingkungan yang berpolusi. (*)