Find Us On Social Media :

6 Fase Terjadinya Menstruasi, Pahami Supaya Tahu Masa Subur yang Tepat

Menstruasi pertama terjadi saat masa pubertas atau dua tahun setelah payudara mulai tumbuh.

1. Kelenjar pituitari yang ada di bagian bawah otak, melepaskan hormon Follicle-stimulating hormone (FSH), untuk mematangkan sel telur dan menghasilkan estrogen.

2. Hormon FSH juga membuat dinding lapisan rahim wanita menjadi lebih tebal dan terbentuk lebih banyak pembuluh darah.

3. Saat ini terjadi, tubuh wanita sedang mempersiapkan diri untuk hamil. Karena kadar Luteinzing-hormone (LH), muncul saat ovulasi, dan FSH tinggi.

4. Sel telur lalu dilepaskan pada fase ini dan kadar testoteron juga melonjak, sehingga gairah seksual meningkat.

"Tepat sebelum waktu pembuahan terjadi, setelah dilepaskan, sel telur akan memasuki tuba falopi," jelas Dandelion Medical.

5. Rambut-rambut halus yang ada di dinding tuba falopi, akan mendorong sel telur untuk bergerak menuju ke rahim.

"Jika sperma sukses bertemu dengan sel telur di tuba falopi, maka pembuahan akan terjadi di sini," jelasnya.

Baca Juga: 7 Mitos Menstruasi, Nomor 4 Harus Diwaspadai, Jangan Sampai Kebobolan

6. Akan tetapi, jika selama 24 jam tidak terjadi pembuahan, maka kadar progesteron akan turun dan lapisan dinding rahim luruh.

Perlu diingat, bahwa saat menstruasi, darah haid yang terlihat tidak sepenuhnya darah.

"Darah haid sebagian adalah darah dan sebagian lainnya adalah jaringan dari dalam rahim. Itu keluar dari tubuh melalui vagina," tuturnya.

Normalnya, siklus menstruasi seorang wanita berlangsung selama 24-38 hari, sejak hari pertama haid hingga hari pertama di bulan berikutnya.