Find Us On Social Media :

Ketahui Penyebab dan Cara Penanganan Penyakit Ginjal Pada Ibu Hamil

Penyakit ginjal pada ibu hamil dapat menjadi parah bila tidak ditangani segera.

GridHEALTH.id - Penyakit ginjal pada ibu hamil adalah kondisi yang semakin umum di antara kehamilan.

 Sekitar 1 dari 3 orang dewasa berisiko terkena penyakit ginjal, dan kondisi ini lebih sering terjadi pada wanita daripada pria. Faktanya, sekitar 14,3% wanita berusia 18 tahun ke atas memiliki diagnosis penyakit ginjal kronis.Wanita dengan penyakit ginjal kronis selama kehamilan sering kali kurang beradaptasi dengan peningkatan aliran darah ginjal selama kehamilan.

Dengan kata lain, kehamilan dapat mempercepat gagal ginjal pada ibu dan menyebabkan hasil kesehatan yang buruk bagi bayinya.

Jika  memiliki penyakit ginjal kronis dan sedang hamil, atau jika mengalami masalah ginjal selama kehamilan, inilah yang perlu diketahui ibu hamil.

Tahapan penyakit ginjal selama kehamilanKekhawatiran penyakit ginjal pada ibu hamil, dapat mengalami berbagai tahap penyakit ginjal. Dikutip dari National Kidney Foundation, ada 5 stadium penyakit ginjal.

Tahap 1: Kerusakan ginjal ringan. Ginjal sehat dan bekerja dengan baik, tetapi ada beberapa tanda kerusakan ginjal.

Pada tahap ini, dokter sering menyarankan agar kita mengontrol tekanan darah, makan makanan sehat yang tinggi lemak omega-3, menghindari rokok dan olahraga.

Tahap 2: Kerusakan ginjal ringan tapi parah. Tanda-tanda tahap kerusakan ginjal ini termasuk protein dalam urin dan kerusakan fisik pada ginjal. Dokter sering merekomendasikan perubahan gaya hidup dan obat-obatan.

Tahap 3: Kerusakan ginjal sedang. Pada tahap ini, ginjal mengalami kerusakan dan tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

Gejalanya bisa berupa pembengkakan di tangan dan kaki, jarang atau terlalu sering buang air kecil, sakit punggung kronis, anemia, penyakit tulang, dan tekanan darah tinggi.

Baca Juga: Mari Kenali Hipertensi Gestasional yang Terjadi Pada Ibu Hamil

Baca Juga: Mengejutkan, Alzheimer Jadi Penyakit Non Menular Pertama yang Diramalkan Bakal Jadi Epidemi Abad ke 21